“Tidak hanya sebatas pendidikan Iman spiritual sosial keagamaan saja, namun harus lebih jauh dari pada itu. Gereja harus mampu menyesuaikan diri dengan peradaban Zaman. Bagaimana terlibat dalam mempersiapkan anak-anak kita bersaing pada era globalisasi sekarang ini. Generasi penerus kita harus benar-benar menguasai ilmu-ilmu teknologi modern, ilmu-ilmu tentang Energi Baru Terbarukan. Dan itu semua jelas berawal dari pola pikir, _mindset_ kita yang harus terbuka dan maju, agar pembangunan manusia yang berkualitas dapat kita wujudkan di NTT,” pungkas Gubernur Laiskodat.
Sementara itu ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Naukae yang juga ketua panitia pembangunan Gereja Nekmese Manikin, Amos Aunisuni sangat mengapresiasi kehadiran Gubernur NTT, yang jelas membawa semangat pembangunan bagi warga masyarakat di daerahnya.
“Sebagai Kepala Desa Naukae dan mewakili masyarakat di sini, kami berterima kasih sekali karena Bapak Gubernur yang telah bersedia menerima undangan kami untuk acara peletakan batu pertama ini. Kehadiran beliau di sini jelas merupakan semangat untuk kami semua. Sekali lagi, terima kasih Bapak Gubernur dan juga tamu rombongan yang hadir,” pungkas Amos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































