“Saya bingung dengan jawaban aparat ini. Sudah ada dimana dan maksudnya apa dibilang ada?, ungkap Desembry Pada dengan nada kesal.
Hal yang sama disampaikan Nas Djawa Ketua RT 14, selain fakta, atas berbagai pertimbangan, dirinya mengusulkan warga yang terdampak badai seroja sebanyak delapan kk.
“Jumlah tersebut benar-benar terdampak dan kehidupannya sangat susah,”ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dilanjutkan, tetapi yang dia tidak dimengerti ketika undangan disebarkan oleh pihak aparat desa ternyata sebanyak dua kk tidak terdaftar sebagai penerima manfaat.
“Nama warga yang saya kasih dicoret lalu di ganti dengan nama kk warga lain tanpa Ada penjelasan, (Pemdes), kenapa di coret,”geram Djawa.
Sedangkan berbeda dengan Rina Ketua RT 15. Dia mengaku sebagai RT berhak dalam mendapatkan bantuan ini. Dimana dari delapan kk yang diusulkan termasuk dirinya. Tujuh kk lainnya memiliki kriteria janda dan lansia. Sedangkan satu kk karena memiliki tanggungan yang cukup banyak.
Dia juga mengaku kalau sejak awal informasi penyaluran bantuan ini simpang siur karena kades tidak menyampaikan secara rinci.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































