Bantuan Kepada Warga Terdampak Badai Seroja oleh Yayasan WVI dan Pemdes Papela Diduga Salah Sasaran dan Terkesan Sangat Rahasia

- Redaksi

Kamis, 29 Juli 2021 - 07:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk melindungi diri dari panas matahari dan dinginnya cuaca, Yoseph Sogeng bersama keluarga terpaksa memanfaatkan ruang dapur darurat yang berukuran kecil sisa dari serangan bencana Seroja.

Dalam kesempatan itu, Yoseph Sogeng, mengaku sangat menyesal dengan tindakan pemdes Papela yang secara sepihak melakukan pencopotan namanya bersama warga lain sebagai penerima manfaat. Pada hal, rumahnya rusak berat.

Baca Juga :  Musyawarah Jadi Fondasi Utama Pemkab Rote Ndao dalam Mengawal Pembangunan K-SIGN

Dia juga mempertanyakan kriteria apa yang ditetapkan untuk terdaftar sebagai penerima manfaat karena dari keseluruhan rumah warga Desa Papela yang terdampak badai Seroja, rumah miliknya yang paling berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua RT 12 Desa Papela, Desembry Pada, yang dimintai tanggapan, membenarkan hal tersebut, bahwa nama Yoseph Sogeng, awalnya ada dalam usulan selaku penerima manfaat. Namun sayangnya, dalam sebaran undangan yang dibagikan oleh aparat desa, nama warganya ini sudah tidak tertera dalam daftar sebagai penerima manfaat. Sehingga dia sempat menanyakannya kepada salah seorang perangkat desa, Bayu Laduma, (red=pengantar undangan), namun jawaban yang didapatkan, bahwa nama Yoseph Sogeng sudah tertera dalam undangan. Tapi setelah dilakukan cross cek dalam undangan nama yang bersangkutan tidak ada.

Baca Juga :  Kades Oetutulu Berharap Ada Bantuan Pada Bidang Pertanian dan Peternakan dari Pemda dan Pemprov Bagi Masyarakatnya

Berita Terkait

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Jejak Pengabdian Fila Delfia Fiah Tak Berakhir di Pemakaman, Keluarga dan Jemaat GPdI Rajawali Leolutun Kehilangan Sosok Teladan
Falen Haning Nahkodai Garda Bangsa NTT 2026–2031, Konsolidasi 22 Kabupaten/Kota Jadi Agenda Awal
Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:41 WITA

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:36 WITA

Jejak Pengabdian Fila Delfia Fiah Tak Berakhir di Pemakaman, Keluarga dan Jemaat GPdI Rajawali Leolutun Kehilangan Sosok Teladan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Berita Terbaru