“Pada hal dilihat dari tatanan nilai sosial, masyarakat Kota Kupang masih merasa nyaman, buktinya masyarakat Kota Kupang yang belum menjadi pelanggan PDAM, meskipun masih mengisi air tangki tapi masih merasa nyaman. Memang tidak terlepas dari tanggung jawab pemerintah untuk melayani, jelas dia.
Oetemusu menambahkan, masyarakat Kota Kupang yang terlayani air baku PDAM sejauh ini kurang lebih 12 ribu orang.
“Saya pernah minta Walikota agar jangan paksakan saya untuk menambah lagi pelanggan baru karena itu ibarat kita tidak memiliki peluru tetapi disuruh pergi ke medan perang,”paparnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengaku saat ini yang bisa dilakukan adalah mencari sumber air baku lalu pelanggan yang dilayani tidak maksimal akan dimaksimalkan.
“Pelanggan menilai mungkin hari ini air baku masih terlalu banyak. Pada hal, karena kebutuhan maka selalu terjadi pemasangan liar. Salah satu contoh, misalnya pipa ring ukuran 1 dim kapasitas pelayanannya hanya sebanyak 2 orang pelanggan tetapi kenyataannya bisa menjangkau 50 orang pelanggan. Hal ini yang menjadi fenomena di Kota Kupang,”akunya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































