BBM Eceran Sempat Muncul, Lalu Menghilang: Kuota Agen di Rote Ndao Harus Dibuka ke Publik

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Johanes Henuk 

Pemimpin Redaksi 

Sorotan Redaksi 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

onlinentt.com – Rote Ndao – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao kembali menyisakan pertanyaan serius.

Di tengah sulitnya masyarakat memperoleh Pertalite dan Pertamax, penjualan BBM secara eceran sempat terlihat pada hari pertama, tetapi setelah itu justru menghilang dari peredaran.

Baca Juga :  Revitalisasi Kelompok Tani Dipercepat, Dinas Pertanian Rote Ndao Perkuat Fondasi Pembangunan Pertanian dari Tingkat Lapangan

 

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mendasar yang tidak boleh dibiarkan menggantung: ke mana BBM yang disalurkan kepada agen, berapa kuota yang diterima, dan bagaimana pengawasan terhadap distribusinya hingga sampai ke tangan masyarakat?

 

Sepanjang wilayah Kota Ba’a dan sekitarnya, berdasarkan pantauan yang disampaikan kepada media ini, Pertalite dan Pertamax dilaporkan kosong sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Dari Panggung Pameran Menuju Masa Depan Rote Ndao: Bupati Paulus Henuk Resmikan Etalase Kemajuan Daerah pada Semarak HUT RI ke-81

 

Ironisnya, ketika BBM sulit ditemukan di tempat penjualan resmi, masyarakat sempat melihat adanya penjualan secara eceran oleh agen pada hari pertama. Namun, kemunculan itu tidak berlangsung lama. Setelahnya, BBM eceran kembali sulit ditemukan.

 

Baca Juga :  DPK TK Nurul Iman bersama Guru Adakan Lomba Mewarnai dan Ceritera Kisah Nabi

Kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius Pertamina, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Satgas BBM, dan tim pemantau distribusi. Sebab, distribusi BBM tidak cukup hanya dibuktikan melalui penyaluran dari pemasok kepada agen. Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa BBM benar-benar tersedia, dijual sesuai ketentuan, dan dapat diakses masyarakat secara wajar.

Berita Terkait

Agen BBM Kembali Bergerak, Satgas Diminta Awasi Jalur Distribusi hingga Takaran ke Konsumen
Tujuh Ranperda Masuki Tahap Pemantapan, DPRD dan Pemkab Rote Ndao Bidik Penetapan pada Sidang IV 2026
Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Suara Warisan Literasi Budaya: Merawat Tradisi, Menghidupkan Identitas Nusantara
Dugaan Penimbunan BBM Menguat, Satgas Diminta Turun Langsung Sisir Jalur Distribusi di Rote Ndao
NasDem Cup 2026 Tutup Kompetisi, Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Berprestasi
Tak Hanya Prestasi Akademik, Paulus Henuk Dorong Sekolah di Rote Ndao Bangun Budaya Bersih dan Tata Kelola Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Falen Haning Nahkodai Garda Bangsa NTT 2026–2031, Konsolidasi 22 Kabupaten/Kota Jadi Agenda Awal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Berita Terbaru