onlinentt.com–Bogor | Bagi masyarakat yang sedang mengurus administrasi pertanahan, kepastian waktu menjadi bagian penting dari sebuah pelayanan.
Tidak hanya soal cepat atau lambatnya dokumen selesai, tetapi juga bagaimana pemohon dapat mengetahui tahapan proses yang sedang dijalankan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengalaman tersebut dirasakan Iswandi Arfan, warga Kabupaten Bogor, ketika mengurus Peta Bidang Tanah (PBT) melalui layanan Pengukuran Terjadwal di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor.
Menurut Iswandi, layanan Pengukuran Terjadwal memberikan perubahan cukup signifikan terhadap waktu penyelesaian.
Jika sebelumnya penerbitan PBT dapat membutuhkan waktu berbulan-bulan, kini proses tersebut dapat berlangsung dalam hitungan hari setelah tahapan pengukuran dilaksanakan.
“Jadi untuk PBT awalnya bisa 6-8 bulan. Sekarang beberapa hari sudah selesai karena memang dari proses Pengukuran Terjadwalnya cepat,” ujar Iswandi saat mengambil hasil PBT di Kantah Kabupaten Bogor.
Bagi masyarakat, kecepatan tersebut bukan satu-satunya manfaat. Hal yang juga dianggap penting adalah adanya kepastian mengenai kapan pengukuran dilakukan.
Pemohon dapat mengetahui jadwal pengukuran sejak awal sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai perjalanan proses permohonan.
Kondisi ini membuat masyarakat tidak lagi hanya menunggu tanpa mengetahui kapan tahapan pengukuran akan dilaksanakan.
“Saya senang karena memang bisa lihat tanggal ukurnya dan sebagainya, jadi lebih akurat, jadi saya sangat mendukung sekali program ini,” tutur Iswandi.
Menurutnya, kepastian jadwal turut memberikan rasa nyaman kepada pemohon karena proses pelayanan dapat dipantau secara lebih terukur. Masyarakat pun memiliki pegangan mengenai tahapan yang sedang dan akan dilalui.
Iswandi berharap Pengukuran Terjadwal tidak berhenti sebagai sebuah inovasi pelayanan, tetapi terus dikembangkan sehingga waktu penyelesaian pengukuran maupun PBT dapat semakin singkat.
Ia juga melihat penguatan sumber daya petugas pengukuran menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.
Dengan dukungan petugas yang memadai, pelaksanaan layanan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dan berjalan semakin optimal.
Manfaat layanan Pengukuran Terjadwal juga dirasakan masyarakat di wilayah Timur Indonesia. Di Kota Kupang, Yeri Prati menjadi salah satu pemohon yang merasakan langsung ketepatan waktu dalam pelaksanaan layanan tersebut.
“Hasilnya (Pengukuran Terjadwal) tepat waktu dan saya kira hendaknya Kantah Kota Kupang telah menjalankan tugasnya dengan baik,” ungkap Yeri Prati.
Bagi Yeri, ketepatan waktu merupakan bagian penting dalam pelayanan pertanahan karena masyarakat membutuhkan kejelasan ketika mengurus dokumen dan layanan terkait tanah.
Pengalaman masyarakat di Bogor dan Kota Kupang tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan pertanahan tidak hanya diukur dari produk akhir yang diterima pemohon.
Kepastian jadwal, kejelasan tahapan, serta kecepatan penyelesaian menjadi bagian yang semakin penting dalam membangun pelayanan publik yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui Pengukuran Terjadwal, masyarakat mendapatkan kepastian yang lebih baik sejak proses pengukuran dimulai.
Pada akhirnya, pelayanan yang memiliki jadwal jelas dan penyelesaian yang terukur dapat membantu mengurangi waktu tunggu sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan.*




















