onlinentt.com – Rote Ndao | Kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya ditunjukkan melalui kebijakan di ruang parlemen.
Bagi Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Yunus Panie, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memahami kebutuhan warga secara langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu terlihat dalam Kegiatan Reses II Tahun 2026 titik ketiga yang berlangsung di Tuabolok, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Dalam pertemuan tersebut, Yunus Panie hadir di tengah masyarakat untuk membuka ruang dialog sekaligus menyerap berbagai aspirasi, keluhan dan kebutuhan warga.
Reses dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi masyarakat untuk berbicara secara langsung kepada wakil mereka di lembaga legislatif.
Berbagai persoalan yang disampaikan warga menjadi catatan penting untuk diperhatikan dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD.
Bagi Yunus Panie, turun langsung ke tengah masyarakat memiliki arti penting. Sebab, tidak semua persoalan warga dapat diketahui hanya melalui laporan atau pembahasan di ruang rapat.
Dengan bertemu langsung, seorang wakil rakyat dapat mendengar cerita masyarakat sekaligus melihat kondisi yang mereka hadapi.
“Reses bukan hanya kewajiban sebagai anggota DPRD, tetapi kesempatan untuk mendengar langsung suara masyarakat.
Apa yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran daerah,” demikian komitmen yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran Yunus Panie di Tuabolok juga menjadi gambaran bagaimana hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka.
Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima kebijakan, tetapi diberikan ruang untuk menyampaikan apa yang mereka butuhkan.
Aspirasi tersebut selanjutnya menjadi bahan bagi anggota DPRD dalam menjalankan fungsi representasi, pengawasan dan penganggaran.
Menurut Yunus Panie, perhatian terhadap masyarakat kecil harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Karena itu, setiap aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses akan dicatat, dikaji dan disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan.
Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi.
Komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat dinilai menjadi salah satu kunci agar program pembangunan dapat lebih tepat sasaran.
Reses II Tahun 2026 di Tuabolok akhirnya bukan sekadar agenda pertemuan antara anggota DPRD dan konstituen.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kedekatan, membangun komunikasi dan memastikan suara masyarakat tetap memiliki tempat dalam proses pembangunan daerah.
Bagi Yunus Panie, menjadi wakil rakyat berarti hadir ketika masyarakat membutuhkan tempat untuk menyampaikan suara mendengar keluhan mereka, memahami kebutuhan mereka, dan membawa aspirasi tersebut ke ruang perjuangan di DPRD Kabupaten Rote Ndao.
Dalam reses ini juga Anggota DPRD Rote Ndao, Yunus Panie, mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang disponsori DPC Partai Perindo Kabupaten Rote Ndao. *




















