onlinentt.com – Rote Ndao | Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui pembenahan tata kelola RSUD Ba’a.
Langkah tersebut menjadi perhatian Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat memimpin rapat bersama Plt. Sekda, para Asisten, serta pimpinan perangkat daerah teknis terkait, Selasa (18/08/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus upaya menyusun langkah strategis untuk memperkuat manajemen rumah sakit agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.
Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa pembenahan manajemen RSUD Ba’a tidak hanya menyangkut aspek administratif, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Karena itu, berbagai persoalan yang masih menjadi tantangan dalam pengelolaan rumah sakit perlu dibahas secara menyeluruh dan ditindaklanjuti dengan langkah yang terukur.
Salah satu hal yang menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut adalah kebutuhan penambahan anggaran untuk pengadaan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP).
Ketersediaan obat dan BMHP dinilai menjadi komponen penting dalam menunjang kelancaran pelayanan medis. Dengan dukungan anggaran yang memadai, kebutuhan pelayanan pasien diharapkan dapat terpenuhi secara lebih optimal.
Pemerintah daerah juga menempatkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sebagai bagian penting dari komitmen memberikan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat Rote Ndao.
Melalui penguatan tata kelola, koordinasi lintas perangkat daerah, serta dukungan terhadap kebutuhan operasional rumah sakit, Pemkab Rote Ndao berupaya memastikan RSUD Ba’a mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin efektif dan profesional.
Bupati Paulus Henuk berharap seluruh jajaran terkait dapat bekerja secara bersama-sama, melakukan pembenahan secara berkelanjutan, dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.
Pembenahan RSUD Ba’a pun diharapkan tidak berhenti pada rapat dan evaluasi, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata sehingga masyarakat Rote Ndao dapat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih baik.*




















