Kolaborasi Ilmiah dan Tata Kelola Kolaboratif, Bupati Paulus Henuk Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Stunting di Rote Ndao

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – Rote Ndao | Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting melalui pendekatan berbasis kolaborasi. Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dengan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana), Jumat (24/07/2026).

 

Forum ilmiah tersebut menghadirkan Prof. Dr. David Pandi, Prof. Dr. Jimmy Pello, Prof. Petrus Kasse, beserta tim dari Universitas Nusa Cendana untuk membahas advokasi kebijakan Polycentric Governance, sebuah konsep tata kelola yang menekankan sinergi antarlembaga dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyelesaikan persoalan pembangunan secara berkelanjutan.

 

Bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target jangka pendek, tetapi juga membangun sistem pembangunan yang adaptif, inklusif, dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

 

Dalam diskusi tersebut, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa tantangan kemiskinan dan stunting merupakan persoalan kompleks yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi yang luas dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam penyusunan kebijakan berbasis riset dan data.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Kolaborasi, Klasis Rote Barat Daya Bahas Persiapan Sidang Klasis

 

“Penanganan kemiskinan dan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama lintas sektor dengan tata kelola yang baik agar setiap program saling mendukung dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Bupati.

 

Menurutnya, kehadiran kalangan akademisi memberikan perspektif ilmiah yang dapat memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah.

 

Hasil kajian akademik diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif, terukur, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di tingkat desa maupun kabupaten.

 

Konsep Polycentric Governance yang dibahas dalam FGD juga dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam membangun pemerintahan yang partisipatif.

Baca Juga :  PT. Jasa Raharja NTT Tak Henti Peduli Terhadap Masyarakat Nusa Tenggara Timur

 

Melalui pendekatan ini, pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga komunitas lokal diharapkan memiliki peran aktif dalam menciptakan solusi terhadap berbagai persoalan sosial.

 

Sinergi tersebut diyakini akan mempercepat lahirnya inovasi kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat penurunan prevalensi stunting secara berkelanjutan.

 

Melalui kolaborasi bersama Universitas Nusa Cendana, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis dapat menghadirkan model pembangunan yang lebih responsif, berbasis ilmu pengetahuan, serta mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan daerah di masa depan.*

Berita Terkait

PEKPPP Jadi Cermin Pembenahan Pelayanan, Yohanis Dade Minta ASN Sumba Barat Berani Berbenah
Kapus Se-Rote Ndao Didorong Hadir di Paripurna, Jangan Hanya Tunggu Anggaran Turun
Bendung Moresa Dorong Petani Batulilok Panen Dua Musim, Paulus Henuk Cek Langsung Manfaat Infrastruktur Pertanian
Bupati Paulus Henuk Turun Langsung Kawal Pembangunan, Sejumlah Titik Jadi Sasaran Monev
Bupati Paulus Henuk: Pembangunan Rote Ndao Harus Bertumpu pada Tiga Kekuatan Masyarakat
Usai Sidang III Dibuka, Ketua DPRD dan Bupati Rote Ndao Tak Duduk Diam, Langsung Cek Pembangunan 2026
APBD 2026 Disesuaikan, DPRD Rote Ndao Kawal Kebijakan Anggaran Tetap Berpihak pada Masyarakat
Bupati Paulus Henuk Sambut Pemimpin Baru ULP PLN, Sinergi Pelayanan Listrik Jadi Perhatian

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:34 WITA

PEKPPP Jadi Cermin Pembenahan Pelayanan, Yohanis Dade Minta ASN Sumba Barat Berani Berbenah

Rabu, 16 September 2026 - 04:03 WITA

Dari Perjuangan Panjang ke Hari Wisuda, Alberd W. Dano Bangga Melihat Para Ponakan Raih Gelar Sarjana

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WITA

20 Guru Dipercaya Pimpin Sekolah, Bupati Yohanis Dade Dorong Kepemimpinan yang Berintegritas

Senin, 14 September 2026 - 15:11 WITA

Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain Didorong Jadi Garda Terdepan Ciptakan Sekolah yang Aman

Kamis, 10 September 2026 - 19:46 WITA

Dari Angka ke Kehidupan Nyata, Bimtek Kemenag Rote Ndao Dorong Guru SMTK Kuasai Strategi Numerasi Berbasis Masalah

Rabu, 9 September 2026 - 22:22 WITA

Air Bersih Jadi Perhatian Serius, Pemkab Rote Ndao Serahkan Pengelolaan Jaringan Perpipaan ke Desa

Senin, 7 September 2026 - 22:56 WITA

Sebelum Ajak Warga Hidup Sehat, Bupati Paulus Henuk Beri Teladan dari Diri Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 22:33 WITA

SMAN 1 Lobalain Buka Pengelolaan IPP Secara Transparan, Kepercayaan Orang Tua Jadi Prioritas

Berita Terbaru