onlinentt.com-Rote Ndao-Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menyambangi kediaman pengrajin sekaligus pemain alat musik tradisional Sasandu, Jitron Pah di Oebelo Kabupaten Kupang, Senin, (15/12/2026).
Kehadiran orang nomer satu Kabupaten terselatan Indonesia itu sekaligus juga ingin berbincang bincang santai seputar alat musik tradisional tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan Bupati Rote Ndao dengan Sang Maestro ini sangat sarat makna dan berarti serta hangat penuh kebersamaan.
.
Di pertemuan ini pun menjadi pengingat akan kuatnya nilai budaya dan identitas diri masyarakat Rote Ndao yang perlu dipertahankan dan pelestariannya perlu dijaga.
“Dari Sasandu, kita perlu belajar tentang hakikihnya sebuah perbedaan, bahwa dari perbedaan senar dan dawai tetapi bila disatukan akan melahirkan harmoni yang indah, “pungkas Bupati Rote Ndao dengan suara bernada puitis.
Menurut Paulus Henuk, Sasandu bukan hanya alat musik melainkan sebuah simbol harmoni yang mempersatukan perbedaan sekaligus merupakan kekayaan budaya yang harus dan terus dijaga serta diwariskan kepada generasi muda penerus Rote Ndao,”ungkapnya.
Ditambah Henuk, pelestarian budaya menjadi bagian paling terpenting agar kemajuan pembangunan daerah tetap sejalan dengan jati diri dan kearifan lokal.
“Pembangunan Rote Ndao tidak hanya tentang pemerintahan yang tertib dan taat hukum melainkan juga tentang menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan membanggakan,” papar dia. *

































