Sinergitas ATR BPN dan Pemda, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Kepada Warga Transmigrasi Desa Lidor

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Dari sinergitas ATR BPN Kabupaten Rote Ndao dengan Pemerintah Daerah, (Pemda), setempat, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk SH, dan Apremoi Dudelusy Dethan,  menyerahkan 477 buah sertifikat redistribusi tanah kepada warga transmigrasi, berlangsung di SDN Tungga Lilo Desa Lidor Kecamatan Loaholu, Senin (15/04/2025).

 

Kegiatan ini dihadiri, selain oleh penerima sertifikat, juga Sekda Rote Ndao, Drs Jonas Selly, MM, Kepala Desa bersama perangkat desa, Camat, Kepala Dinas Nakertrans Rote Ndao, Kabag Umum Setda Rote Ndao, Kasat Pol PP Setda Rote Ndao, Plt Kadis PU dan Kadis Perkim Rote Ndao.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di acara penyerahan sertifikat tersebut,  Azis Barawasi, S.Pi, mengungkapkan penyerahan sertifikat tanah ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memberikan kepastian hak atas tanah bagi warga desa, sekaligus mendorong pengelolaan tanah yang lebih tertib dan terstruktur.

 

Selain itu dijelaskan, program redistribusi tanah ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat terkait kepemilikan tanah dan pengelolaannya dengan memberikan sertifikat tanah yang sah dan terdaftar.

 

Kakan Azis menyampaikan, warga yang memenuhi syarat menerima sertifikat tanah, sebelumnya telah melalui proses verifikasi dan pendaftaran oleh pihak BPN.

 

Diterangkan Azis Barawasi, kegiatan redistribusi tanah di Kabupaten Rote Ndao berada pada lokasi TORA dari non-kawasan hutan dengan kriteria, yaitu tanah yang memenuhi persyaratan penguatan hak rakyat atas tanah berupa tanah negara yang sudah dikuasai oleh masyarakat dan tanah transmigrasi.

Baca Juga :  Masyarakat Tani Kapasiok Panen Raya Bersama Bupati Rote Ndao dan Menhut

 

Barawasi menambahkan, Kabupaten Rote Ndao terdiri dari 11 Kecamatan, 7 Kelurahan dan 112 Desa dan berdasarkan data jumlah sertifikat tanah yang telah terbit sampai dengan hari ini, sebanyak 74.935 bidang (43.68%), terdiri dari sertipikat hak milik sebanyak 73.622 bidang, serta sertifikat hak guna bangunan, sebanyak 664 bidang.

Sertifikat hak pakai, berjumlah 645 bidang dan wakaf sebanyak 4 bidang, sehingga diestimasi total jumlah bidang tanah yang telah bersertifikat sebanyak 171.537 buah.

Sedangkan, estimasi jumlah bidang tanah yang belum terdaftar kurang lebih 96.602 bidang atau  56,32%,” sebut dia.

Disampaikan Azis, target kegiatan redistribusi tanah di Tahun 2024, sebanyak 500 bidang.  Persebarannya ada pada 3 kecamatan meliputi 4 desa, yaitu Desa Lidor sebanyak 285 bidang, Lalukoen sebanyak 25 bidang, Oehandi sebanyak 55 bidang dan Oenitas sebanyak 135 bidang.

 

“Dari hasil kegiatan tersebut diketahui sebanyak 407 bidang berasal dari tanah transmigrasi dan 93 bidang merupakan tanah negara yang sudah dikuasai oleh masyarakat,”akunya.

 

Barawasi mengaku redistribusi tanah Tahun 2024 sudah berupa sertifikat elektronik. Di era digital saat ini, transformasi dokumen sertifikat tanah analog menjadi elektronik, memberikan kemudahan akses kepada pemilik sertifikat di manapun berada dengan cukup menggunakan aplikasi “Sentuh Tanahku” yang telah berbasis dengan NIK.

Baca Juga :  Gubernur VBL Minta OPD  Serahkan Desain Pengembangan Kawasan Besipae Dalam Waktu 1 Minggu

 

Pada kesempatan itu, Kakan ATR BPN Rote Ndao menghimbau agar masyarakat dapat menggunakan aplikasi “Sentuh Tanahku”, yang telah memiliki fungsi layanan, seperti Info layanan, Info sertipikat, cari berkas, cari bidang dan antrian online, serta ploting bidang secara mandiri, selain kemudahan akses.

 

Sebab, “Aplikasi Sentuh Tanahku,” diakui Kakan Azis, memastikan informasi yang diberikan real-time dan terpercaya, sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan keakuratan data yang diperoleh.

 

“Dengan sistem keamanan yang canggih, aplikasi ini juga menjaga privasi serta data kepemilikan tanah agar tetap aman dan hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang,” ucapnya.

 

Barawasi berharap sertifikat tanah yang telah dibagikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pemilik tanah serta mendorong kesadaran masyarakat untuk segera mendaftarkan tanah.

 

“Dengan adanya inovasi sertifikat elektronik, semoga pelayanan Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao semakin cepat, mudah dan terpercaya”, harap dia.

 

Azis juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, beserta seluruh perangkat OPD yang telah mendukung setiap pelaksanaan pertanahan di Kabupaten Rote Ndao.

 

Diakhir kesempatannya, sosok elegan ini meminta Bupati Rote Ndao untuk memberikan sambutan sekaligus bersama Wakil Bupati, Apremoi Dudelusy Dethan menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah  redistribusi kepada warga transmigrasi Desa Lidor.

 

Sementara, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk SH, dalam sambutannya, menegaskan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan rasa aman bagi warga dalam mengelolah dan memanfaatkan tanah miliknya.

Baca Juga :  Terima Tim Penilai Evika KKP, Wagub Tegaskan Komitmen Pemprov Tentang Pemanfaatan Laut

 

Ditambahkan Paulus Henuk, SH, program redistribusi tanah pada satuan pemukiman transmigrasi Kabupaten Rote Ndao, bersumber dari obyek tanah yang diserahkan oleh masyarakat untuk program transmigrasi beberapa waktu lalu, “ungkapnya.

 

Henuk menjelaskan, dari program redistribusi tanah ini, sebanyak 500 bidang tanah yang telah disertifikasi, yaitu tanah transmigrasi sebanyak 477 tanah pemukiman yang tergabung, misalnya Desa Oenitas Kecamatan Rote Barat, Lidor Kecamatan Loaholu, Lalukoen dan Oehandi Kecamatan Rote Barat Daya dan hak pakai Pemerintah daerah Kabupaten Rote Ndao, sebanyak 23 bidang berada di Desa Lidor dan Oenitas, ” beber dia.

 

Diharapkan Bupati Rote Ndao bagi masyarakat yang telah menerima sertifikat tanah agar tidak memperjualbelikan miliknya karena program redistribusi tanah sangat bermanfaat.

 

“Jangan sampai sertifikat diberikan kemudian berpindah tangan. Boleh juga gadai ke bank sebagai jaminan pinjaman tapi jangan sampai dikuasai atau putus,” tegasnya.

 

Paulus Henuk juga mengapresiasi kepala ATR BPN Rote Ndao bersama staff yang telah bekerja dengan baik dengan memberikan perhatian kepada masyarakat Rote Ndao.

 

“Kita perlu berterima kasih kepada ATR BPN Rote Ndao karena melalu negara dan Presiden Prabowo telah memberikan dan gagasan dalam mendata tanah milik rakyat,”aku Henuk. *

 

Berita Terkait

Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:36 WITA

Jejak Pengabdian Fila Delfia Fiah Tak Berakhir di Pemakaman, Keluarga dan Jemaat GPdI Rajawali Leolutun Kehilangan Sosok Teladan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Falen Haning Nahkodai Garda Bangsa NTT 2026–2031, Konsolidasi 22 Kabupaten/Kota Jadi Agenda Awal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Berita Terbaru