Pemprov NTT Apresiasi Bayer Indonesia dan Mercy Corps Indonesia

- Redaksi

Rabu, 15 Desember 2021 - 05:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-NTT Pemerintah Provinsi NTT melalui Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi (JNS) memberikan apresiasi kepada Bayer Indonesia dan juga Mercy Corps Indonesia yang sudah berperan aktif dalam bidang kesehatan dan juga pertanian di Provinsi NTT. Wagub JNS mengungkapkan hal tersebut pada saat memberikan sambutan dan juga membuka kegiatan Seminar Kesehatan Reproduksi, Keluarga Berencana dan Nutrisi Yang Baik Bagi Kesehatan Keluarga yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi NTT. Kegiatan tersebut selenggarakan secara daring melalui zoom meeting pada selasa (14/12).

“Saya atas nama Pemprov dan masyarakat NTT memberikan apresiasi pada pihak Bayer Indonesia, yang berkompeten dalam bidang kesehatan dan pertanian dengan telah diluncurkannya “Program Better Farming, Better Life” sebagai pemberdayaan holistik yang ditargetkan pada petani kecil. Program ini juga bertujuan mengaplikasikan inisiatif petani kecil secara holistik melalui peningkatan reproduksi keluarga, penerapan sisten KB, pemberian edukasi mengenai perawatan kesehatan diri serta mentransfer pengetahuan teknologi pertanian untuk hasil pertanian yang optimal,” ujar Wagub.

Baca Juga :  BBM Langkah di Rote Ndao Gegara Rute Kapal Pengantar Dialihkan ke Sabu Raijua

“Saat ini Program Better Farming, Better Life,  telah dilakukan di beberapa kabupaten antara lain Belu, Timor Tengah Utaran dan Kabupaten Kupang. Kami juga mengharapkan agar Bayer Indonesia juga bisa menjalankan program tersebut secara menyeluruh di 21 kabupaten/kota yang ada di NTT,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wagub, Program Better Farming, Better Life sejalan dengan BKKBN dan Kementerian Pertanian terkait percepatan penurunan stunting dengan meningkatkan asupan gizi yang cukup. Ia mengatakan Pemprov sangat mengapresiasi program tersebut yang juga telah membantu BKKBN dan Kementerian Pertanian mencapai target penurunan prevalensi stunting di Indonesia bagian timur. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2018 prevalensi stunting di NTT masih tertinggi di Indonesia yaitu 42,6 % dan kondisi saat ini di tahun 2021 pada angka 20,9%. Dikatakkanya, angka tersebut masih tinggi dan butuh terus bekerja kolaboratif bersama untuk terus mengurangi angka stunting.

Baca Juga :  Sebelum Oktober, Sejumlah Bantuan Bibit Padi Akan Disalurkan Kepada Masyarakat Tani di Rote Ndao

“Kami juga memberikan apresiasi yang sama kepada Mercy Corps Indonesia yang juga melakukan program pemberdayaan pada petani jagung, padi, dan holtikultura. Melalui pemberdayaan ini para petani telah mendapatkan edukasi dan donasi produk perlindungan tanaman,” jelas Wagub JNS.

Sementara itu Head of Communications Bayer Indonesia Laksmi Prasvita menjelaskan, untuk NTT pihak Bayer Indonesia ingin berkontribusi juga untuk mengatasi tantangan seperti dalam aspek stunting dan juga kesehatan reproduksi dengan pencegahan kematian ibu dan anak serta kehamilan usia dini.
“Kami ingin membantu produktivitas pertanian, dan juga membantu keluarga petani kecil untuk kesehatan reproduksi perempuan dan kontrasepsi modern dan membantu peningkatan pengetahuan wanita NTT mengenai nutrisi dan juga stunting, dan juga penanganan kehamilan usia dini,” ujar Laksmi.

Baca Juga :  Kegiatan Workshop Pendampingan Teknis Tahun 2023 Dibuka Pj. Gubernur NTT

Direktur Eksekutif Yayasan Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis menjelaskan Program kerja bersama Bayer Indonesia juga harus didukung terus oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat luas dan juga memiliki dampak positif yang besar.

Sementara itu Kepala BKKBN NTT Marianus Mau Kuru memberi apresiasi pada Ikatan Bidan Indonesia yang menyelenggarakan acara tersebut.
Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) NTT kali ini adalah maksud IBI sebagai lokomotif untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan dan juga mencegah pernikahan dini. “Apresiasi untuk IBI NTT dan Kami BKKBN punya peran juga untuk turut menekan angka pernikahan muda/dini yang turut dapat mengakibatkan kematian ibu dan anak,” ujarnya. Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru