Arus Balik Dukungan dan Massa Paslon Lain Mulai Membludak ke Paket Lontar

- Redaksi

Rabu, 11 September 2024 - 09:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rote Ndao-onlinentt.com-Ketika kerja keras untuk mendapatkan pintu partai terbendung oleh kepentingan politik lawan atau pun kawan. Paket Lontar Malole, tak pernah menduga dan membayangkan hadirnya Putusan Mahkamah Konstitusi, Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan pertimbangan hukum nomor: 70/PUU.XXII/2024 tanggal 20 Agustus 2024.

Putusan MK ini ternyata memberikan keuntungan bagi Partai Politik yang gagal meraih kursi parlemen di Pileg 2024 lalu tak terkecuali di Kabupaten Rote Ndao, dapat mengusulkan calon Bupati atau Wakil Bupati.

Hal ini tentu membuat publik terperangah tak menduga kalau paket yang hampir terdepak dari bursa Pilkada Rote Ndao bisa maju lagi dengan kekuatan partai koalisi Demokrat dan Gelora.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini di luar ekspektasi siapa pun, kami pribadi sudah tidak ada harapan lagi karena semua pintu sudah mendukung paslon lain tapi Tuhan Yesus Maha Baik. Seperti apa yang tertulis dalam kitab suci, bahwa satu pintu ditutup Tuhan siapkan pintu yang lain itu benar-benar terjadi. Ini semata-mata bukan kehebatan kami tapi kami bersama keluarga, tim dan pendukung setia selalu berdoa akan hal ini dan jawaban Tuhan datang indah pada waktuNya,”pungkas Balon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Periode 2024-2029, Paket Lontar, Vicoas Amalo dan Bima Fanggidae beberapa waktu lalu kepada awak media ini di Mabes, (Markas Besar), pendukungnya.

Baca Juga :  Lalui Perjuangan Berliku, Melelahkan Disertai Keringat dan Air Mata, Akhirnya Paket Lontar Malole, Dinyatakan Lolos Verifikasi Kelengkapan Berkas oleh KPU Rote Ndao

Dengan berbagai dalil berupaya baik isu negatif, provokasi dan propaganda politik pun semakin ramai dilemparkan terhadap paket Lontar Malole. Entah oleh siapa, hanya Tuhan yang tahu. Namun harapan Paket Lontar Malole, bahwa filosofi politik, “Tidak ada Teman Sejati dan Tak Ada Musuh Abadi”, kiranya hanya sebatas filosofis tapi jangan diberlakukan oleh kandidat siapa pun di Pilkada Rote Ndao sebab yang masuk dalam momentum terindah dan bermartabat ini semuanya memiliki hubungan kekerabatan dan kekeluargaan yang erat.

Baca Juga :  Ketua IPJI Minta DPP  Pahami Kesepakatan Pendirian MOI

“Selama ini kami selalu komunikasi dengan semua kandidat secara baik. Kami menjaga hubungan kekerabatan dan kekeluargaan karena politik hanya lima tahun tapi cinta, kasih dan sayang di antara kakak adik itu terus berlanjut sampai bumi ini berlalu,” tambah dia.

Selain itu, akibat dari sulitnya mendapatkan pintu partai politik sebelum adanya putusan MK, sebagian massa pendukung dan simpatisannya terlanjur mengalihkan dukungan kepada Paslon lain namun setelah mengetahui Paket Lontar Malole telah mendapatkan pintu partai politik dan siap maju di Pilkada Rote Ndao, massa pendukung dan simpatisan kini membludak kembali mendukung Paket Lontar Malole.

“Memang kotong waktu lobi partai dan belum dapat dengan durasi waktu yang cukup lama baru ada putusan Mahkamah Konstitusi sebagian massa kita sudah mendukung paslon lain. Itu tidak bisa kita salahkan sebab memang kondisi lapangan sudah demikian. Tapi Puji Tuhan setelah kami dapatkan pintu partai dan dipastikan maju maka mereka sudah kembali bahkan ada massa pendukung Paslon lain yang datang bergabung dan mendukung kami,” terangnya.

Baca Juga :  Wali Kota Serahkan Bantuan BPNTD Bagi KPM, Lansia dan Penyandang Disabilitas

Kembalinya massa pendukung dan membludaknya dukungan politis dari massa paslon lain tidak membuat Paket Lontar “membusungkan”, karena bisa dikatakan sebagai Paslon mukjizat, (red=Paslon yang tidak diduga mendapatkan pintu partai), melainkan selalu merendah diri dengan selalu mengandalkan Tuhan sebagai “Panglima Tertinggi”.

“Dari titik nol kami berdua selalu mengandalkan Tuhan dan Iman kami selalu mengatakan kepada massa pendukung dan simpatisan bahwa Tuhan sedang bersama sama dengan kita dalam perjuangan ini,” pungkas Bima, Pria dengan Jamban putih itu. *tim

Berita Terkait

Rp 311 Juta Menguap, Embung Oenitas Tak Berbekas: Temuan Inspektorat Menganga, Pengembalian Dipertanyakan
Duka Mendalam Keluarga Almarhumah Magdalena Taek, Bupati Paulus Henuk Hadir Beri Penghiburan
41 Tahun Bukan Sekadar Angka, Temu Kangen SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang Satukan Kembali Mereka yang Pernah Berjuang Bersama
Bupati Yosef Lede: Duka Flores Adalah Duka Kita, Persaudaraan NTT Harus Terus Dijaga
Jejak Sang Perintis, Muhammad Aksa Isa dan Fondasi Panjang SMA Negeri 1 Lobalain
Dari Lontar ke Masa Depan, Bupati Paulus Henuk Dorong Pemuda Rote Ndao Jadi Agen Perubahan
Menikmati Segarnya Pagi di Kolam Kanda Raja, Destinasi Rekreasi Nyaman di Sanggaoen
Jejak Kasih Tak Pernah Hilang, Bupati Paulus Henuk Hadiri Upacara Perpindahan Tulang Belulang Almarhum Johanis Feoh di Busalangga
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru