Penulis : Mantan Juru Parkir di Toko Lima Jaya Kupang 1991-1995
onlinentt.com-Konon, buah pohon lontar yang dikenal orang Rote Ti, “Sai Boak,”dipungut setelah air bah mangering.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikata, “Sae Boak” atau dalam ungkapan lainnya “Sain Boan”, karena datangnya dari lautan yang dalam atau luas.
“Sae Boak” atau “Sain Boan terdiri dari suku kata dalam umumnya bahasa Rote atau khusus Rote Ti, yaitu “Sae/Sai, artinya lautan lepas atau lautan yang dalam. Sedangkan, “Boak”, atau “Boan” artinya buah/buahnya.
Gabungan dua suku kata ini bila dimaknakan, maka akan berarti, buah yang datangnya dari laut/lautan lepas/dalam.
“Sae Boak” atau “Sain Boan, terdapat tiga jenis dengan manfaatnya masing-masing, pertama, buah muda biasanya dapat di makan saat musim kemarau untuk “membunuh” rasa dahaga atau lapar.
Kedua, buah setengah tua, dahulu biasa dibelah dan isinya dijadikan pakan babi.
Ketiga, buah yang matang, dahulu saat musim kelaparan melanda Pulau Rote, dihisap airnya untuk menahan lapar dan haus. Selain itu, seratnya bisa untuk makanan hewan, seperti babi, kerbau dan kuda.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe









p



















