Episode II, Menapaki Sejarah Pohon Lontar Versi Orang Rote Ti

- Redaksi

Kamis, 11 Februari 2021 - 04:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di era perkembangan IPTEK, (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), belakangan ini, serat yang matang tersebut dapat dijadikan sirup. Begitu pula dengan nira lontar yang dimasak menjadi gula, sudah dapat diproses menjadi kecap.

Lalu bijinya dibiarkan begitu saja sampai mengering dalam rentan waktu yang lama. Kemudian pada musim penghujan mengeluarkan tunas hingga menjadi anakan lontar.

Baca Juga :  Pemkot Kaji Strategi Pembelajaran Tatap Muka

Terdapat dua jenis pohon lontar, yaitu : 1. Lontar/tua jantan, (laki), yang disebut, tua mane. 2. Lontar/tua betina, (perempuan), yang dinamai, tua fata/tua ina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhannya kadang tunggal dan bergerombolan. Hidup dan berkembang tidak mengenal kondisi alam, pohon ini bisa hidup di daerah-daerah berbatuan, gersang, panas, lembab dan basah.

Baca Juga :  Lalui Perjuangan Berliku, Melelahkan Disertai Keringat dan Air Mata, Akhirnya Paket Lontar Malole, Dinyatakan Lolos Verifikasi Kelengkapan Berkas oleh KPU Rote Ndao

Awal kehidupan para leluhur, pohon lontar dipercaya tumbuh secara alamiah, tidak di tanam oleh manusia melainkan oleh alam. Bagi yang hendak melakukan penanaman akan mengalami mati mendadak atau penyakit berbahaya lainnya.

*Syair Keramat Untuk Menyadap Lontar*

Tuturan para tetua adat di Rote Ti menyebutkan, bahwa untuk menghasilkan air tuak, (nira), dari kedua jenis tuak, baik tua mane maupun tua ina, maka perlu menjalani ritualnya tersendiri, yakni untuk jenis tua fata/tua ina, (red=pohon lontar betina), seseorang setelah sampai di atas pohon lontar, harus bersiul sebanyak tiga kali sambil berkata-kata bahwa: “Au nggou-nggou neu nori-nori dulu, fo bonggi susu norik.

Baca Juga :  Silsilah Orang Rote dan Kontraversinya

Berita Terkait

Pendidikan Jadi Investasi Masa Depan, Bupati Paulus Henuk Kawal Persiapan Rote Ndao Mengajar
Touring Nusantara Berlabuh di Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk: Pariwisata Tumbuh Saat Daerah Mampu Menjadi Tuan Rumah yang Baik
Bupati Paulus Henuk Pastikan Pameran UMKM Siap Digelar, Lapangan Christian Nehemia Dillak Dipoles Menjadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Rakyat
Dari Rujab Bupati, Aspirasi Tesabela Mengarah pada Pusat Pelayanan Baru dan Kampung Nelayan Modern
Bupati Paulus Henuk, SH, Sambangi Pengrajin Alat Musik Tradisional Sasandu
Ada Kesamaan Budaya, Adat dan Bahasa, Orang Madagaskar Diduga Miliki Hubungan Leluhur Dengan Orang Rote
Raih Sejumlah Prestasi di Ajang Kompetisi Prestisius Pemilihan Putera Puteri Ekowisata Nasional Tahun 2025, Timothy dan Elisabeth Kembali ke Tanah Air, Disambut “Bak Pangeran dan Ratu”
Raih Prestasi, Elisabet Dollok dan Timothy Sihotang, Pewakilan Putera dan Puteri Ekowisata Prov NTT Tahun 2025, “Jadi Kebanggaan”, Kabupaten Rote Ndao
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:33 WITA

Suara Warisan Literasi Budaya: Merawat Tradisi, Menghidupkan Identitas Nusantara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Dugaan Penimbunan BBM Menguat, Satgas Diminta Turun Langsung Sisir Jalur Distribusi di Rote Ndao

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:00 WITA

NasDem Cup 2026 Tutup Kompetisi, Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Berprestasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:41 WITA

Tak Hanya Prestasi Akademik, Paulus Henuk Dorong Sekolah di Rote Ndao Bangun Budaya Bersih dan Tata Kelola Berkualitas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Leo Kunak Nusak Ba’a Perkuat Gerakan Anti Narkoba, Tokoh Adat Turun Edukasi Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:46 WITA

Selamatkan Bahasa Ibu, Pemprov NTT dan Pemkab Rote Ndao Perlu Wajibkan ASN Berbahasa Daerah di Kantor

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:11 WITA

Distribusi BBM Rote Ndao di Bawah Sorotan, Siapa Berani Buka Data?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:31 WITA

SMAN 1 Lobalain Asah Pena Guru dan Siswa, Siapkan Jurnalis Muda yang Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru