“Namun kami segera melakukan penanganan darurat di beberapa titik rawan longsor yang hampir terjadi di setiap musim hujan. Khususnya pada ruas Jalan Nasional trans Flores¸ ruas Ende-Maumere demi kenyamanan masyarakat¸” ujarnya .
Napitupulu pun menghimbau seluruh masyarakat¸ khususnya pengguna ruas jalan Ende-Detosoko agar selalu waspada dan berhati-hati saat melintasi ruas jalan Ende-Maumere yang rawan longsor saat hujan.
“Kita juga akan memasang rambu-rambu sebagai pengingat bagi pengguna jalan pada titik rawan longsor¸ agar pengguna jalan selalu waspada ketika melintasi ruas jalan itu¸” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagaimana pantauan tim media ini¸ bencana longsor di ruas jalan Ende-Detusoko atau jalur Ende-Maumere terjadi pada Selasa ( 19/1/2021) malam. Kemudian terjadi longsor susulan pada Rabu (22/1/2021) dengan jumlah material longsoran lebih besar akibat intesitas hujan yang tinggi. Khusus di dua titik berbeda yakni di kilometer 18 dan kilometer 21 Desa Tomberabu, Kecamatan Ende¸ panjang longsor antara 10 hingga 30 meter.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































