SD Inpres Batulai Masih Kekurangan Tenaga Pendidik

269

onlinentt. com-Rote Ndao, Kekurangan tenaga pendidik bagi SD Inpres Batulai Lole Kecamatan Lobalain sangat mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar, (KBM), pasca mewabahnya covid 19.

Kepalah Sekolah SD Inpres Batulai, Rafael Raya Buan, S.Pd, di temui media di ruang kerjanya, Senin, (10/08/2020), pukul 09:48 wita mengatakan, kekurangan tenaga pendidik menjadi kendala dalam pengantaran dan penjemputan soal dan jawaban ke rumah siswa-siswi.

“Sudah kurang guru tapi kadang guru pergi tidak mendapatkan siswa di rumah. Keadaan ini membuat kami guru pesimis kalau nantinya siswa tidak bisa berbuat apa-apa,” aku dia.

Kepsek Rafael mengaku dalam situasi KBM dari rumah ini dirinya sangat ragu terhadap pemahaman para siswa kelas satu dan dua. Karena situasi dan kondisi di daerah pedesaan sangat berbeda dengan Kota.

“Kebanyakan siswa di sekolah bukan dasar, yakni Taman Kanak-Kanak, (TK ), pemberlakuan pendidikan dari rumah membuat pemahaman mereka tetap nol persen,”jelasnya

Selain itu, Rafael. R. Buan menambahkan, sejauh ini SD Inpres Batulai masih kekurangan sejumlah guru, misalnya guru kelas dan guru bidang study olahraga, (PJOK),.

“Jadi kalau bisa dari dinas mendistribusi tenaga guru yang dibutuhkan,”tuturnya.

Rafael Raya Buan, juga meminta agar dinas terkait dapat memperhatikan kebutuhan air bersih bagi SD Inpres Batulai.

“Kami sudah pernah ajukan hal ini di muswarah Desa Kuli Aisele dan saat itu ditanggapi oleh Penjabat Desa Kuli Aiseli, Heri Bowakh tapi hingga saat ini sekarang belum ada realisasi. *roman

Comments
Loading...