onlinentt.com-Rote Ndao-Tiga Kepala Sekolah, (Kepsek), akhirnya terima Surat Keputusan, (SK), Kepala Sekolah, (Kepsek), devinitif, dan Surat Perintah Melaksanakan Tugas, (SPMT), pasca pelantikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melkiades Lakalena, beberapa waktu lalu.

Ketiga Kepala sekolah tersebut, antara lain; Alberd W. Dano, S.Pd, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lobalain, Simson Nullek, S.Pd, Kepala Sekolah SMK Negeri Pantai Baru dan Thobias Reflexi Tode, S.Pd, Kepala sekolah SMA Negeri 2 Rote Barat Daya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan SK Gubernur tersebut berlangsung di Ruang Kepala Sekolah, SMA Negeri 1 Lobalain, oleh Jerry G. P. Lian, S.Pi., Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Menengah (Dikmen) SMA, SMK, dan SLB Kabupaten Rote Ndao, Kamis, (23/04/2026).
Pada kesempatannya, Jerry G. P. Lian, S.Pi., menegaskan penyerahan SK dan SPMT ini merupakan instruksi dari Dinas Pendidikan Prov-NTT, menindaklanjuti program Gubernur NTT, Melkiades Lakalena, “sebut dia.
Jerry Lian mengharapkan dengan penyerahan SK dan SPMT, ketiga Kepsek perlu menaruh perhatian serius terhadap peningkatan mutu pendidikan, terutama pembelajaran agar dapat singkron dengan sepuluh program Gubernur NTT.
“Setiap program harus menghasilkan produk dan terjadi perubahan pada pendidikan life skill,” terangnya.
Dikatakan Lian, untuk proses pembelajaran, siswa-siswi tidak hanya diajarkan pengetahuan tetapi juga life skill agar ke depan setelah alumni dari sekolah dapat membuka lapangan kerja atau bisa bekerja di dunia industri atau perusahaan” akunya.
“Untuk capai peningkatan pada sektor pendidikan yang merupakan potret sekolah diperlukan analisis secara detail untuk mengetahui sejauh mana pencapaian diraih,” ucapnya.
Sementara dalam mengetahui pencapaian, Korwas menghimbau kepsek segera melakukan identivikasi dan analisis secara serius dalam mengatasi masalah di sekolah masing-masing sehingga dapat melakukan perbaikan agar program yang dilaksanakan dapat relevan dengan kebutuhan sekolah.
“Dengan metode ini maka dapat menemukan akar permasalahan, contoh tahun lalu 50 persen dan tahun ini 100 persen maka itu pertanda telah menemukan solusi,” ujarnya.
Jerry Lian mengaku Dinas Pendidikan Prov-NTT telah menginstruksikan seluruh sekolah tentang bagaimana merancang NTT By Workshop guna menjawab program Gubernur NTT one school one fun, para kepsek harus giat bekerja agar setiap sekolah satu produk.
“Lebih dari satu produk itu lebih baik namun tergantung dari strategi sekolah masing-masing,” pungkasnya.*

Ikuti Kami
Subscribe































