Audiens Gubernur NTT bersama Rektor Universitas Pertahanan

- Redaksi

Rabu, 15 Desember 2021 - 17:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-NTT-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) beraudiens bersama dengan Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla  Octavian, S.T., M.Sc., DESD pada Rabu (15/12). Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas mengenai pengembangan bidang pertanian dan juga perikanan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gubernur NTT menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sedang terus bergerak di bidang pertanian dengan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). “Saat ini kita sedang fokus pada hal yang sederhana yaitu jagung, juga sinergikan hasilnya dengan peningkatan produksi ternak. Kita secara bersama-sama kerja dan juga saya sudah minta dukungan Bapak Presiden untuk memberikan peralatan 500 eksavator dan juga 5000 traktor bagi kami,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  MPLS 2026 Rote Ndao Dimulai, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Generasi Berkarakter

“Peralatan tersebut akan digunakan untuk pengolahan lahan di 21 Kabupaten. Jadi untuk lahan yang agak berat maka akan digunakan eksavator dan juga traktor akan digunakan untuk lahan yang ringan. Jadi saat ini kita harus menggunakan teknologi untuk pertanian, harus juga terbuka terhadap perkembangan tekhnologi untuk kebutuhan,” jelas Gubernur VBL

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Viktor menjelaskan, melalui program TJPS, produktifitas yang dihasilkan dari 1 Ha lahan adalah 7 ton (7000 Kg), dan 1 Kg dipatok harga Rp 3000 sehingga dari 7 ton (1 Ha Lahan) tersebut diperoleh hasil Rp 21.000.000.

“Pemerintah yang kelola lahannya dan juga sementara ini program TJPS berjalan dengan pengadaan bibitnya kita kerjakan dengan pihak Perbankan,” ujar Gubernur Viktor.

Baca Juga :  Komjen Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri, Dapat Apresiasi Dari Tokoh Agama

Sementara itu, Rektor Unhan Rektor Unhan, Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla  Octavian, S.T., M.Sc., DESD mengatakan, pertanian merupakan jantung kedaulatan negara. “Kita kembangkan pertanian sebagai kedaulatan negara dengan masyarakat kita untuk dapat memproduksi pangan kita sendiri,” ujar Dr. Amarulla Octavian.

“Kita juga sedang memantau pembangunan Politeknik Pertahanan di Kabupaten Belu yang sementara berjalan. Dan kita akan lihat proses pembangunan fisik serta kelengkapan sarana-prasarana. Kita juga akan datangkan alat-alat pertanian ke sana. Kita contohkan bagaimana pemanfaatan teknologi oleh Israel yang sudah banyak membantu pembangunan bidang pertanian di beberapa negara di afrika. Itu sangat baik karena kita membangun pertanian berarti kita membangun kehidupan dunia,” jelasnya.

Baca Juga :  Dari Lumbung Petani ke Gudang Bulog: Paulus Henuk Pastikan Hasil Panen Rakyat Menjadi Pilar Ketahanan Pangan Rote Ndao

“Tidak kalah penting juga bidang perikanan dan kelautan. NTT ini kaya dan kami yakin sedang dikerjakan saat ini. dan juga saya lihat di Alor itu banyak sekali ikan hias dari alam laut. Itu harus dikembangkan karena memiliki nilai jual yang tinggi. Itu harus dikelola dengan benar juga dengan budidaya untuk ikan hias ataupun ikan untuk konsumsi. Maka Pemda harus bersama masyarakatnya bisa menjaga keseimbangan dan kebersihan lingkungan eksosistem laut,” ujar beliau. Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

Dari Lumbung Petani ke Gudang Bulog: Paulus Henuk Pastikan Hasil Panen Rakyat Menjadi Pilar Ketahanan Pangan Rote Ndao
Di Balik Senyum Anak-Anak, Ada Kenangan Masa Kecil Seorang Bupati Paulus Henuk
Rote Ndao Bersinergi Sambut HUT Persekutuan Doa Sinode GMIT 2026, Pemda Tegaskan Dukungan Penuh Bagi Iman dan Ekonomi Umat
MPLS 2026 Rote Ndao Dimulai, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Generasi Berkarakter
Dari Pulau Terselatan, Keluarga Kuat Menjadi Awal Masa Depan Rote Ndao
Adrianus Pandie, Sosok Peduli yang Memilih Berbuat dalam Diam
Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara atau Dokumen Historis
Leluhur Orang Rote Ti Tinggal di Bulan?
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:10 WITA

Di Balik Senyum Anak-Anak, Ada Kenangan Masa Kecil Seorang Bupati Paulus Henuk

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:51 WITA

Rote Ndao Bersinergi Sambut HUT Persekutuan Doa Sinode GMIT 2026, Pemda Tegaskan Dukungan Penuh Bagi Iman dan Ekonomi Umat

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:25 WITA

MPLS 2026 Rote Ndao Dimulai, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Generasi Berkarakter

Senin, 29 Juni 2026 - 19:25 WITA

Dari Pulau Terselatan, Keluarga Kuat Menjadi Awal Masa Depan Rote Ndao

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:35 WITA

Adrianus Pandie, Sosok Peduli yang Memilih Berbuat dalam Diam

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:20 WITA

Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara atau Dokumen Historis

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:07 WITA

Leluhur Orang Rote Ti Tinggal di Bulan?

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:57 WITA

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rote Ndao Imbau Kelompok Tani Pasang Papan Nama Resmi

Berita Terbaru