Paulus Henuk Rangkul Tokoh Adat dan Warga Loaholu, Cari Jalan Tengah untuk Persoalan Bersama

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 03:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus membuka ruang dialog bersama masyarakat dan tokoh adat dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah kehidupan masyarakat.

 

Hal itu terlihat saat Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menerima Camat, para Kepala Desa, para Maneleo, serta masyarakat Loaholu di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Sabtu (19/09/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat dibicarakan secara terbuka dengan semangat mencari solusi bersama, tanpa mengedepankan kepentingan salah satu pihak.

 

Bagi Paulus Henuk, komunikasi menjadi bagian penting dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

 

Pemerintah, menurutnya, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dan tokoh adat.

Baca Juga :  Dari Pulau Terselatan Indonesia, SMAN 1 Lobalain Menjadi Mercusuar Pendidikan Selama 43 Tahun

 

“Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat harus diselesaikan melalui komunikasi, kebersamaan, dan semangat untuk saling memahami,” ujar Paulus.

 

Ia menegaskan, pemerintah dan tokoh adat memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi.

 

Karena itu, hubungan keduanya harus terus dibangun agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan kedamaian, persatuan, serta kepentingan masyarakat.

 

Dalam diskusi tersebut, Paulus juga mengajak semua pihak memahami bahwa sebuah objek atau persoalan dapat memiliki keterikatan dengan lebih dari satu kepentingan.

 

Di satu sisi terdapat kepentingan anak Leo bersama keluarga adatnya. Namun di sisi lain, terdapat pula kepentingan masyarakat yang menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah.

Baca Juga :  Jelang New Normal, Babinsa Koramil 1604-07 Amarasi Lakukan Silaturahmi Bersama Kaur Pembangunan Desa

 

Karena itu, menurut Paulus, penyelesaian persoalan tidak boleh ditempatkan dalam kerangka siapa yang menang dan siapa yang kalah.

 

“Yang kita cari bukanlah siapa yang harus dikalahkan atau siapa yang harus dimenangkan, melainkan bagaimana menemukan jalan keluar yang adil, bijaksana, dan dapat diterima bersama,” tegasnya.

 

Pendekatan tersebut menjadi penting agar persoalan yang berkembang tidak semakin melebar dan mengganggu hubungan sosial di tengah masyarakat.

 

Paulus menekankan bahwa penghormatan terhadap adat harus tetap berjalan beriringan dengan tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Adat harus dihormati, masyarakat harus dilindungi, dan pemerintah hadir untuk menjembatani keduanya,” katanya.

 

Baca Juga :  Mantan Wakil Gubernur NTT, Lantik Ketua KONI Rote Ndao

Usai berdiskusi, pertemuan kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama. Suasana tersebut menjadi bagian lain dari upaya membangun kedekatan antara pemerintah, tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat.

 

Bagi Paulus, makan bersama bukan sekadar kegiatan seremonial. Momen sederhana tersebut justru menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan rasa persaudaraan.

 

Melalui pertemuan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao ingin memastikan bahwa setiap persoalan masyarakat dapat dibicarakan secara terbuka, dengan mengedepankan kebersamaan dan mencari titik temu yang dapat diterima semua pihak.

 

Kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat pun dinilai perlu terus dirawat sebagai modal sosial dalam menjaga kehidupan masyarakat Rote Ndao tetap aman, damai, dan harmonis.*

Berita Terkait

Langkah Bersama dari Stadion C. N. Dillak, Bupati Paulus Henuk Ajak Warga Hidup Sehat dan Perkuat Kolaborasi
Harhubnas 2026, Paulus Henuk Dorong Konektivitas Transportasi Jadi Penggerak Ekonomi Rote Ndao
PEKPPP Jadi Cermin Pembenahan Pelayanan, Yohanis Dade Minta ASN Sumba Barat Berani Berbenah
Kapus Se-Rote Ndao Didorong Hadir di Paripurna, Jangan Hanya Tunggu Anggaran Turun
Bendung Moresa Dorong Petani Batulilok Panen Dua Musim, Paulus Henuk Cek Langsung Manfaat Infrastruktur Pertanian
Bupati Paulus Henuk Turun Langsung Kawal Pembangunan, Sejumlah Titik Jadi Sasaran Monev
Bupati Paulus Henuk: Pembangunan Rote Ndao Harus Bertumpu pada Tiga Kekuatan Masyarakat
Usai Sidang III Dibuka, Ketua DPRD dan Bupati Rote Ndao Tak Duduk Diam, Langsung Cek Pembangunan 2026

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:54 WITA

LHP Disebut Rekomendasikan Pemecatan, Mengapa Nasib Joel Manubulu Tak Kunjung Terang?

Sabtu, 19 September 2026 - 05:34 WITA

HUT ke-50 Klasis Lobalain, Bupati Paulus Henuk Dorong Sinergi Gereja, Tokoh Adat dan Pemerintah

Jumat, 18 September 2026 - 04:12 WITA

12 Dokter Internsip Mulai Mengabdi di Rote Ndao, Paulus Henuk Dorong Pelayanan Kesehatan yang Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 18 September 2026 - 03:46 WITA

Bupati Paulus Henuk Dukung Perjuangan Atlet Tenis Meja Rote Ndao ke Tingkat Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 04:36 WITA

Bupati Rote Ndao dan Ketua DPRD Minta Hadirkan Data Distribusi, Pertamina “Bingung”, RDP Diskors

Rabu, 16 September 2026 - 11:58 WITA

Saat HP Disimpan, Fokus Belajar di SMAN 1 Lobalain Makin Terasa

Minggu, 13 September 2026 - 18:39 WITA

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WITA

Demi Program Masyarakat Tak Tertunda, DPRD Rote Ndao Percepat Pembahasan APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru