PEKPPP Jadi Cermin Pembenahan Pelayanan, Yohanis Dade Minta ASN Sumba Barat Berani Berbenah

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 05:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Forkopimda Waikabubak Editor : John Henuk
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com–Waikabubak | Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menjadikan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2026 sebagai bahan untuk mengukur sekaligus membenahi kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

 

Hal tersebut mengemuka saat Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH, didampingi Sekretaris Daerah Yermia Ndapa Doda, S.Sos, menghadiri penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan PEKPPP Kabupaten Sumba Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Taman BERSERI Kantor Bupati Sumba Barat, Senin (14/09/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Bagian Organisasi Setda Sumba Barat, Daniel B. Banimema, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan PEKPPP tahun ini melibatkan 57 perangkat daerah/unit kerja sebagai lokus penilaian.

 

Dari proses evaluasi tersebut, nilai sementara Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kabupaten Sumba Barat berada pada angka 2,694 dengan kategori C atau cukup.

 

Hasil itu sekaligus menunjukkan masih terdapat sejumlah ruang yang perlu mendapat perhatian serius. Beberapa aspek yang menjadi catatan antara lain kebijakan pelayanan, sistem informasi, konsultasi dan pengaduan, inovasi pelayanan serta sistem antrean.

Baca Juga :  Proyek Perpipaan Air Matasio di Desa Nggelodae Kecamatan Rote Selatan "Mangkrak", Pada Hal Baru Dikerjakan Satu Tahun

 

Bagi Bupati Yohanis Dade, hasil evaluasi tersebut tidak semata-mata harus dilihat sebagai angka, tetapi menjadi cermin untuk melihat sejauh mana pemerintah daerah telah menjalankan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

 

Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan introspeksi dan menjadikan setiap temuan evaluasi sebagai dasar untuk memperbaiki pola kerja.

 

Menurutnya, pelaksanaan tugas pemerintahan harus dibarengi dengan pelaporan yang jelas, dokumentasi yang tertib, pengawasan yang berjalan serta pertanggungjawaban atas setiap pekerjaan.

 

“Kalau daerah ini mau maju, saya minta kita semua harus betul-betul menyadari tanggung jawab masing-masing,” tegas Bupati.

 

Ia juga meminta para pimpinan perangkat daerah tidak berhenti pada pemberian arahan, tetapi memastikan setiap instruksi benar-benar ditindaklanjuti sampai pekerjaan tersebut selesai.

 

Pengawasan internal, komunikasi terbuka dan keberanian menyelesaikan persoalan menjadi bagian penting yang ditekankan Bupati. Tidak boleh ada persoalan dalam pekerjaan yang dibiarkan tanpa penyelesaian.

 

Bupati juga menyoroti pentingnya kedisiplinan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja aparatur.

Baca Juga :  Pemberlakuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan

 

Dalam evaluasi awal, nilai yang diperoleh berada pada kisaran 1,5. Setelah dilakukan pendampingan dan perpanjangan proses evaluasi, nilainya kemudian meningkat menjadi sekitar 2,6 dan selanjutnya berada pada angka sementara 2,694.

 

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa pendampingan dan perbaikan yang dilakukan dapat memberikan perubahan.

 

Namun, bagi pemerintah daerah, capaian itu tetap harus diikuti dengan pembenahan berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik semakin baik.

 

Sekda Sumba Barat Yermia Ndapa Doda menegaskan bahwa setiap arahan pimpinan harus diterjemahkan ke dalam pekerjaan nyata.

 

Ia mengingatkan para pimpinan perangkat daerah agar lebih serius memperhatikan informasi kedinasan, mengawal pekerjaan hingga tuntas dan memastikan disiplin aparatur berjalan sesuai ketentuan.

 

“Nafas dari segala sesuatu itu adalah disiplin,” ujarnya.

 

Pesan mengenai tanggung jawab dan pengawasan tersebut kemudian diperluas Bupati pada sektor pendidikan.

 

Ia meminta jajaran pendidikan memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mencoreng dunia pendidikan.

 

Kepala sekolah, guru, pengawas hingga Dinas Pendidikan diminta memperkuat pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik.

Baca Juga :  Tak Kenal Diam, Paulus Henuk Terus Mengawal Rote Ndao dari Daerah hingga Jakarta

 

Bupati juga menekankan agar persoalan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran dalam lingkungan pendidikan ditangani sesuai ketentuan, termasuk memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya apabila memang terdapat persoalan hukum.

 

Di sisi lain, peserta didik yang terdampak harus tetap mendapatkan pendampingan. Hak mereka untuk memperoleh pendidikan harus dijaga dan mereka tidak boleh dibiarkan menghadapi tekanan berkepanjangan akibat persoalan yang terjadi.

 

Pesan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membangun pelayanan publik yang tidak hanya berbicara mengenai administrasi dan angka evaluasi, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan serta perlindungan masyarakat.

 

Bupati Yohanis Dade berharap hasil PEKPPP Tahun 2026 dapat menjadi titik tolak bagi seluruh perangkat daerah untuk memperbaiki cara kerja, memperkuat pengawasan dan meningkatkan kedisiplinan.

 

Dengan demikian, evaluasi tidak berhenti sebagai laporan, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi perubahan dalam pelayanan pemerintahan yang dirasakan masyarakat Sumba Barat.*

Berita Terkait

Dari Perjuangan Panjang ke Hari Wisuda, Alberd W. Dano Bangga Melihat Para Ponakan Raih Gelar Sarjana
20 Guru Dipercaya Pimpin Sekolah, Bupati Yohanis Dade Dorong Kepemimpinan yang Berintegritas
Urus Paspor Secara Langsung, Bupati Paulus Henuk Apresiasi pPelayanan Imigrasi yang Tertib dan Ramah
Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain Didorong Jadi Garda Terdepan Ciptakan Sekolah yang Aman
Kapus Se-Rote Ndao Didorong Hadir di Paripurna, Jangan Hanya Tunggu Anggaran Turun
Bendung Moresa Dorong Petani Batulilok Panen Dua Musim, Paulus Henuk Cek Langsung Manfaat Infrastruktur Pertanian
Dari Angka ke Kehidupan Nyata, Bimtek Kemenag Rote Ndao Dorong Guru SMTK Kuasai Strategi Numerasi Berbasis Masalah
Bupati Paulus Henuk Turun Langsung Kawal Pembangunan, Sejumlah Titik Jadi Sasaran Monev

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:34 WITA

PEKPPP Jadi Cermin Pembenahan Pelayanan, Yohanis Dade Minta ASN Sumba Barat Berani Berbenah

Rabu, 16 September 2026 - 04:03 WITA

Dari Perjuangan Panjang ke Hari Wisuda, Alberd W. Dano Bangga Melihat Para Ponakan Raih Gelar Sarjana

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WITA

20 Guru Dipercaya Pimpin Sekolah, Bupati Yohanis Dade Dorong Kepemimpinan yang Berintegritas

Senin, 14 September 2026 - 15:11 WITA

Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain Didorong Jadi Garda Terdepan Ciptakan Sekolah yang Aman

Kamis, 10 September 2026 - 19:46 WITA

Dari Angka ke Kehidupan Nyata, Bimtek Kemenag Rote Ndao Dorong Guru SMTK Kuasai Strategi Numerasi Berbasis Masalah

Rabu, 9 September 2026 - 22:22 WITA

Air Bersih Jadi Perhatian Serius, Pemkab Rote Ndao Serahkan Pengelolaan Jaringan Perpipaan ke Desa

Senin, 7 September 2026 - 22:56 WITA

Sebelum Ajak Warga Hidup Sehat, Bupati Paulus Henuk Beri Teladan dari Diri Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 22:33 WITA

SMAN 1 Lobalain Buka Pengelolaan IPP Secara Transparan, Kepercayaan Orang Tua Jadi Prioritas

Berita Terbaru