onlinentt.com–Waikabubak | Dua puluh guru PNS di Kabupaten Sumba Barat menerima amanah baru untuk memimpin satuan pendidikan.
Mereka tidak hanya diberi tanggung jawab administratif sebagai kepala sekolah, tetapi juga diharapkan menjadi figur yang mampu memberi arah, teladan dan membangun karakter peserta didik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Amanah tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 20 Guru PNS sebagai Kepala Sekolah TK, SD dan SMP di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Tahun 2026.
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Sumba Barat, Selasa (1/9/2026), dan dipimpin langsung Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH.
Bagi pemerintah daerah, penugasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan pada tingkat satuan pendidikan. Kepala sekolah diharapkan mampu memastikan proses pendidikan berjalan baik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan generasi Sumba Barat.
Dalam arahannya, Bupati Yohanis Dade mengingatkan para kepala sekolah bahwa posisi yang dipercayakan kepada mereka merupakan sebuah amanah besar.
Kepala sekolah, menurut Bupati, merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.
Karena itu, tugas tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi.
Bupati juga meminta para kepala sekolah tidak melupakan pengalaman para pendahulu.
Praktik-praktik baik yang telah dilakukan sebelumnya perlu dipertahankan dan dikembangkan, sementara berbagai kekurangan harus dijadikan bahan evaluasi agar pelayanan pendidikan ke depan semakin baik.
Namun, pesan yang paling ditekankan Bupati adalah pentingnya pendidikan yang tidak berhenti pada pencapaian akademik.
Menurutnya, anak-anak Sumba Barat harus tumbuh menjadi generasi yang memiliki kecerdasan sekaligus karakter. Pendidikan moral Pancasila, budi pekerti, etika dan tanggung jawab harus mendapat ruang yang kuat dalam proses pendidikan.
“Apa artinya anak-anak kita pintar dan punya kemampuan, tetapi tidak memiliki karakter yang baik,” tegas Bupati.
Karena itu, Bupati meminta para kepala sekolah memastikan peserta didik memperoleh keseimbangan antara kecerdasan, kemampuan, moral, etika, tanggung jawab dan budi pekerti.
Ia juga mengingatkan bahwa keteladanan seorang pemimpin sekolah memiliki pengaruh besar terhadap budaya di lingkungan pendidikan.
Para kepala sekolah diminta bekerja dengan rasa takut akan Tuhan, menjunjung tinggi kejujuran dan melaksanakan setiap tanggung jawab dengan hati yang tulus.
Disiplin juga menjadi perhatian penting. Bupati berharap aturan dan kedisiplinan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sekolah.
Kepala sekolah harus mampu menjadi contoh bagi guru, tenaga kependidikan maupun peserta didik sehingga tercipta budaya sekolah yang tertib, disiplin dan berkarakter.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga, S.Sos., Sekretaris Daerah Yermia Ndapa Doda, S.Sos., Ketua TP-PKK Kabupaten Sumba Barat Ny. Martha Bili Lalo, SH., Wakil Ketua TP-PKK Dra. Dorkas Rita, jajaran Forkopimda, perwakilan DPRD Kabupaten Sumba Barat, unsur Polres Sumba Barat, Kasdim 1613, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumba Barat, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak serta para tokoh agama.
Dengan penugasan ini, 20 guru PNS tersebut kini memikul tanggung jawab baru di berbagai jenjang pendidikan.
Mereka adalah Fransina Rambu Woleka, S.Pd. sebagai Kepala SD Negeri Bali Kalebu; Nicodemus Dede Seingu sebagai Kepala SD Negeri Lawarawatu; Ariance Yeni Ghello, S.Pd. sebagai Kepala SD Inpres Magho Naga; Marthen Bili, S.Th. sebagai Kepala SD Negeri Lomana Padaka; Ferdiani Malo, S.Pd.SD. sebagai Kepala SD Negeri Tillu Mareda; Yohana Wali Lilis Kenda, S.Si.Teol. sebagai Kepala SD Masehi Lahi Hagalang; Yohana Susanti Lakamola, S.Pd. sebagai Kepala SD Masehi Wee Patola; serta Nur Asia Binti Muhammad Nur, S.Pd. sebagai Kepala SD Muhammadiyah Waikabubak.
Selanjutnya Lince Suriani Benat, S.Pd. sebagai Kepala TK Pelangi Kasi; Eunike Raddi Dade, S.Pd. sebagai Kepala SMP Negeri 1 Waikabubak; Jawu Duka, S.Pd.SD. sebagai Kepala SD Negeri Bogora Watu; Margaretha Mayoni Petto, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Pertiwi; Yayuk S. Nengseh Nubatonis, S.Pd.SD. sebagai Kepala SD Negeri Tabulo Dara; dan Yoice Keke Mambo Dima, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Galilea.
Kemudian Astitiana Sori Kadiwano sebagai Kepala SD Masehi Kalimbu Kuni; Tinna Bumba Umbu Nay, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Pembina; Wiwi Kancanawati, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Kasih Ubu Pede; Ariyanti Biru, S.Pd. sebagai Kepala SMP Negeri 1 Lamboya; Wari Binawati, S.Pd.SD. sebagai Kepala SD Negeri Dedekadu; serta Rosiana Cornelia Wini Maha, S.Pd.SD. sebagai Kepala SD Masehi Weekabete.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat berharap hadirnya para pemimpin baru di sekolah-sekolah tersebut dapat membawa energi positif bagi peningkatan mutu pendidikan.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi akademik, sekolah diharapkan menjadi ruang untuk membentuk anak-anak yang cerdas, disiplin, jujur, bertanggung jawab dan memiliki budi pekerti.
Dengan kepemimpinan yang kuat serta keteladanan dari para pendidik, amanah pelantikan ini diharapkan bermuara pada lahirnya generasi Sumba Barat yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter yang kokoh.*




















