Dari Ruang Kolaborasi, Bupati Henuk Dorong Rote Mengajar Jadi Gerakan Bersama Bangun SDM

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Kota Kupang — Komitmen membangun sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao tidak hanya bertumpu pada program pemerintah.

 

Keterlibatan anak muda dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Semangat tersebut kembali terlihat dalam pertemuan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Komunitas Anak Muda untuk Rote Ndao (KAMu Rote Ndao) selaku panitia Rote Mengajar di Kupang, Jumat (14/08/2026).

 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan menyambut para relawan Rote Mengajar, khususnya dalam agenda silaturahmi bersama relawan asal Kupang yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.

 

Rote Mengajar hadir sebagai ruang kolaborasi anak muda yang ingin mengambil bagian secara langsung dalam pembangunan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Rote Ndao.

Baca Juga :  Tim Satgas Pencegahan Covid -19 Kodim 1604 Kupang, Laksanakan Sosialisasi dan Penyemprotan Disinfektan

 

Bagi pemerintah daerah, keterlibatan generasi muda dalam gerakan pendidikan merupakan energi positif yang perlu terus didukung.

 

Relawan tidak hanya membawa pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga menghadirkan semangat berbagi serta kepedulian terhadap masa depan anak-anak Rote Ndao.

 

Karena itu, persiapan penyambutan para relawan menjadi salah satu bagian penting agar rangkaian kegiatan Rote Mengajar dapat berlangsung dengan baik sekaligus memperkuat hubungan antara relawan, masyarakat dan pemerintah daerah.

 

Tak Hanya Pendidikan, Hukum Adat Juga Jadi Perhatian

 

Dalam pertemuan yang sama, pembahasan juga berkembang pada agenda penelitian bersama dosen Fakultas Hukum UPG 45 mengenai

Baca Juga :  Opa Sukses dari Kumpul Limbah Jahitan

 

“Penguatan Kebijakan Hukum Daerah melalui Inventarisasi, Validasi dan Kodifikasi Hukum yang Hidup dalam Masyarakat tentang Tindak Pidana Adat.

 

Kajian tersebut memiliki arti penting bagi Rote Ndao yang memiliki kekayaan tradisi, nilai dan norma yang hidup dalam masyarakat.

 

Inventarisasi dan validasi hukum yang hidup di tengah masyarakat diperlukan agar berbagai nilai hukum adat dapat dipahami secara lebih sistematis.

 

Selanjutnya, hasil kajian tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat kebijakan hukum daerah.

Pendekatan ini juga membuka ruang agar pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan ekonomi, tetapi turut memperhatikan aspek sosial, budaya dan hukum yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Henuk Mengaku di Depan Para Alumni Akan Bantu Lobi Gubernur Untuk Bangun SMANSA Lobalain

 

Dua agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut memperlihatkan satu benang merah: pembangunan Rote Ndao membutuhkan kolaborasi lintas kelompok dan lintas keahlian.

 

Dari gerakan anak muda melalui Rote Mengajar hingga kajian mengenai hukum yang hidup dalam masyarakat, berbagai inisiatif tersebut dapat menjadi kekuatan bersama untuk membangun Rote Ndao dengan tetap berpijak pada kebutuhan masyarakat serta karakter daerah.

 

Melalui kolaborasi seperti ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak pihak mengambil bagian dalam proses pembangunan, sehingga kemajuan Rote Ndao tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.*

Berita Terkait

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Suara Warisan Literasi Budaya: Merawat Tradisi, Menghidupkan Identitas Nusantara
Dugaan Penimbunan BBM Menguat, Satgas Diminta Turun Langsung Sisir Jalur Distribusi di Rote Ndao
NasDem Cup 2026 Tutup Kompetisi, Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Berprestasi
Tak Hanya Prestasi Akademik, Paulus Henuk Dorong Sekolah di Rote Ndao Bangun Budaya Bersih dan Tata Kelola Berkualitas
Leo Kunak Nusak Ba’a Perkuat Gerakan Anti Narkoba, Tokoh Adat Turun Edukasi Masyarakat
Selamatkan Bahasa Ibu, Pemprov NTT dan Pemkab Rote Ndao Perlu Wajibkan ASN Berbahasa Daerah di Kantor
Distribusi BBM Rote Ndao di Bawah Sorotan, Siapa Berani Buka Data?

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru