onlinentt.com-Rote Ndao – Komitmen melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tampak jelas dalam pelaksanaan Festival Hus Ndeo yang berlangsung meriah di Desa Tasilo, Kamis (9/7/2026).
Festival yang dihadiri langsung Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menjadi ruang perjumpaan masyarakat untuk merayakan nilai-nilai budaya warisan leluhur sekaligus memperkuat identitas daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya yang sarat makna. Parade kuda hias tampil memukau dengan ornamen khas Rote Ndao, sementara atraksi Li Butu atau silat kampung menampilkan ketangkasan generasi muda dalam menjaga tradisi bela diri yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Nuansa kebersamaan semakin terasa melalui prosesi kebalai bersama, sebuah tradisi yang mencerminkan semangat persaudaraan, gotong royong, dan persatuan masyarakat Rote Ndao.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan budaya tidak hanya terletak pada pertunjukan, tetapi juga pada nilai-nilai sosial yang terus diwariskan kepada generasi penerus.
Di sela-sela festival, berbagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memamerkan produk unggulan lokal, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga hasil olahan masyarakat.
Kehadiran stan-stan UMKM mendapat perhatian besar dari pengunjung dan menjadi bukti bahwa kekayaan budaya dapat memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengatakan, Festival Hus Ndeo bukan sekadar agenda hiburan, melainkan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menjaga eksistensi budaya lokal sekaligus membuka peluang ekonomi melalui sektor ekonomi kreatif.
Menurutnya, budaya harus menjadi fondasi pembangunan daerah karena di dalamnya terkandung identitas, karakter, serta potensi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.
“Festival seperti ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Ketika tradisi terus dijaga dan produk-produk lokal diberi ruang untuk berkembang, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan yang berorientasi pada pelestarian kearifan lokal, penguatan pariwisata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Festival Hus Ndeo di Desa Tasilo pun menjadi simbol bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga modal penting untuk membangun masa depan Rote Ndao yang lebih maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur leluhur.*




















