Stok Aman, Serapan Jadi Tantangan: Pemda Rote Ndao Dorong Petani Maksimalkan Penebusan Pupuk Bersubsidi

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 18:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi guna memastikan distribusi tepat sasaran sekaligus meningkatkan serapan oleh petani.

 

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok pupuk di gudang untuk memastikan kondisi riil di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Sarana Prasarana Pertanian, Jodian A. Suki, S.Sos, dan dihadiri oleh Petugas Pupuk Indonesia wilayah Rote Ndao, para pengecer pupuk bersubsidi, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta para penyuluh.

 

Berdasarkan data yang dipaparkan, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hingga saat ini mencapai 1.320,5 ton untuk Urea dan 1.176,85 ton untuk NPK.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-49, Wali Kota Imbau KORPRI Tegakkan Disiplin

 

Sementara itu, stok yang tersedia di Gudang Tunganamo masih cukup, yakni 527,55 ton Urea dan 256,5 ton NPK, ditambah pasokan dalam proses pengangkutan alih stok dari Kupang ke Rote Ndao sebanyak 418 ton.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, dilakukan pula pemantauan langsung stok pupuk di gudang guna memastikan kesesuaian antara data dan kondisi fisik di lapangan.

 

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketersediaan pupuk dalam kondisi aman dan siap disalurkan sesuai kebutuhan petani.

Meski stok relatif aman, tantangan utama justru terletak pada tingkat penebusan di tingkat petani.

 

Dalam arahannya, Jodian menegaskan pentingnya peran penyuluh dan pengecer untuk aktif berkoordinasi dengan kelompok tani agar segera melakukan penebusan pupuk sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Baca Juga :  Peningkatan SDM Aparatur dan Reformasi Birokrasi

 

“Jika penebusan tidak dimaksimalkan, maka akan berdampak pada alokasi pupuk tahun berikutnya yang berpotensi berkurang. Karena itu, kami mendorong agar penebusan sudah optimal paling lambat akhir Oktober, sehingga tidak terjadi penumpukan di akhir tahun.

 

Termasuk petani yang tidak melakukan penebusan berturut-turut, maka secara otomatis namanya bisa keluar tersistem dalam aplikasi Simluhtan,” tegasnya.

 

Dari sisi distribusi, Petugas Pupuk Indonesia wilayah Rote Ndao, Melki Benu, menyampaikan bahwa pengecer dapat melayani penebusan tidak hanya secara berkelompok, tetapi juga secara perseorangan selama administrasi dilengkapi.

Baca Juga :  Dua Husin Bertemu Bupati Rote Ndao, Berdiskusi, Berkolaborasi dan Tukar Gagasan Dalam Semangat Kebersamaan

 

Ia menambahkan, surat kuasa dapat ditandatangani oleh Kepala Desa atau Koordinator PPL Kecamatan untuk mempermudah proses.

 

Sementara itu, Koordinator Penyuluh, Tony Nggadas, SPT, menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak. Menurutnya, kelancaran penyaluran pupuk sangat bergantung pada kerja sama antara pengecer, penyuluh, dan kelompok tani.

Rapat ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga sarana edukasi bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa ketersediaan pupuk harus diimbangi dengan penyerapan yang optimal.

 

Dengan demikian, keberlanjutan alokasi pupuk bersubsidi tetap terjaga di masa mendatang dan benar-benar memberi dampak bagi peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani di Kabupaten Rote Ndao.

Berita Terkait

Dua Husin Bertemu Bupati Rote Ndao, Berdiskusi, Berkolaborasi dan Tukar Gagasan Dalam Semangat Kebersamaan
Bank NTT Tawarkan Skema Bunga Lebih Rendah Dibandingkan Pola Pembiayaan Yang Selama ini Diakses Calon PMI
Bibit Siklon Tropis 97S Menguat, BMKG Minta Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Timur Indonesia
BMKG Imbau Warga Jangan Percaya Berita Hoax Tentang Kondisi Cuaca
Terkait Masih Tertutup Akses Jalan ke Kawasan Parawisata di Desa Bo’a, Sekda Akui Minta Camat dan Kades Lakukan Pendekatan Persuasif
Legenda Kanibalisme di Kalangan Masyarakat Adat Rote Ti di Zaman Leluhur
Sejumlah Pemimpin di Kabupaten Rote Ndao, Ternyata Lahir dari Rahim SMANSA Lobalain
Leluhur Leo Kolek di Rote Ti Menjelma Jadi Buaya?
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 05:11 WITA

Ada Apa Tim Pemeriksa BPK ke Rote Ndao?

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:25 WITA

Bupati Rote Ndao Usulkan Inspektorat Menjadi Bagian Pencegahan KPK RI

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:31 WITA

DPRD Rote Ndao Desak Pemerintah Lantik PPPK Paruh Waktu Per 2 Maret 2026

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:16 WITA

Kerjasama Media Dengan Pemda Rote Ndao Diduga Sarat “Permainan”

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:38 WITA

Ketua IPW Tegaskan Pelaku Penganiayaan Dua Debt Collector Asal NTT Ditindak Sesuai Aturan Hukum

Jumat, 12 Desember 2025 - 23:39 WITA

Kerajinan Padam, Warga Rote Ndao Minta Kepala PT. PLN (PERSERO) UIW NUSA TENGGARA TIMUR Evaluasi Kinerja Kepala PLN ULP Rote Ndao

Jumat, 14 November 2025 - 10:28 WITA

Somasi Pemdes Bo’a Berpotensi Pidana Bagi Para Pendemo Yang Blokir Akses Jalan

Selasa, 4 November 2025 - 11:28 WITA

Komitmen Terhadap Rekom RDP, Bupati Rote Ndao Usai Lakukan Pengecekan, Pastikan Ada Akses Jalan Bagi Masyarakat Ke Kawasan Wisata

Berita Terbaru