“Soal apa yang terjadi, baik terhadap KPPS dan pemilih, itu yang perlu dideteksi. Sesuai undangan kegiatan simulasi harusnya dimulai tepat pukul 07.00 wita. Iadi tadi tidak ada acara formal yang dilakukan,” sebutnya.
Agabus juga meminta masyarakat memberikan masukan kepada KPU, apabila ditemukan hal-hal yang kurang bagus.
Sementara Kapala Divisi Sumber Daya Manusia, (SDM), KPU Rote Ndao, Deby Sanu, menambahkan pelaksanaan simulasi ini untuk mengetahui gambaran kepada pemilih soal situasi di TPS. Selain itu, agar pemilih tidak bingung pada saat pemilihan pada tanggal 27 November 2024 mendatang,” terang dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditambahkan Deby, pemilih dapat melakukan pendaftaran di TPS tepat pukul 07.00 wita dengan membawa Kartu Tanda Penduduk,” urainya.
Debi menjelaskan, khusus bagi pemilih pemula yang pada tanggal 27 November 2024, jatuh tempoh umurnya 17 tahun dapat melakukan perekaman pada tanggal 27 November di TPS. Begitu juga bagi masyarakat yang belum memiliki KTP, pihaknya sudah menghimbau melalui KPPS, PPK dan TPS untuk membantu pemerintah desa, (Pemdes), mendorong masyarakat segera mengurus KTP agar dapat mengikuti perekaman,”timpahnya. *
Halaman : 1 2

Ikuti Kami
Subscribe


















