Sehubungan Berita onlinentt.com, “Bantuan Kepada Warga Terdampak Badai Seroja oleh Yayasan WVI dan Pemdes Papela Diduga Salah Sasaran dan Terkesan Sangat Rahasia”, Begini Klarifikasi Yayasan WVI

129

onlinentt.com-Rote Ndao-Sehubungan dengan pemberitaan di portal berita onlinentt.com pada Kamis, 29 Juli 2021 dengan judul “Bantuan Kepada Warga Terdampak Badai Seroja oleh Yayasan WVI dan Pemdes Papela Diduga Salah Sasaran dan Terkesan Sangat Rahasia, (https://www.onlinentt.com/Indeks/7433), begini klarifikasi Yayasan WVI.

 

Menurut Priscilla Christin, Direktur Komunikasi Wahana Visi Indonesia, dalam surat klarifikasi Nomor : 032/WVI-Comms/VIII/2021, Perihal : Hak jawab, yang ditujukan kepada Johanes Henuk, pemimpin redaksi onlinentt.com di Kupang, Nusa Tenggara Timur, bahwa WVI sebagai yayasan kemanusiaan fokus anak sudah lebih dari 20 tahun melayani di Indonesia termasuk di wilayah NTT menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan pemberdayaan masyarakat sebagai pendekatan pelaksanaan program,”ungkapnya.

 

Dikatakan Priscilla Christin, program bantuan kepada masyarakat terdampak badai Seroja di NTT dilakukan sejak April hingga Juli 2021 di 6 kabupaten yaitu Kabupaten Rote, Kabupaten Kupang, Sabu, Sumba Timur, Flores Timur dan Alor.

 

“Dalam proses penyaluran bantuan, WVI melibatkan berbagai pihak dari level kabupaten melalui BPBD, hingga tingkat desa, yaitu kepala desa, sekretaris desa, kepala dusun dan ketua RT/RW dalam setiap tahapan” ujar dia.

 

Priscilla Christin, menjelaskan adapun tahapan yang dimaksud meliputi; penyusunan kriteria penerima manfaat, penentuan nama penerima manfaat, verifikasi bahwa daftar penerima
manfaat memenuhi kriteria yang telah disusun bersama, sampai kelengkapan dokumen penerima manfaat.

 

Termasuk juga proses penyaluran bantuan, WVI melibatkan perwakilan masyarakat desa dan melakukan klarifikasi melalui pendokumentasian tertulis oleh penerima manfaat.

 

“Dalam respons ini ada 6.253 keluarga di 6 kabupaten yang telah mendapatkan dukungan, khususnya ada 2.815 keluarga yang mendapat bantuan dana nontunai, termasuk 150 keluarga di Desa Papela, Rote, NTT,” urainya.

 

Ditambahkan Priscilla, selain itu ada 1.055 anak yang terlibat dalam kegiatan ruang ramah anak binaan WVI. WVI juga menyediakan saluran umpan balik untuk warga agar dapat memberikan masukan dalam pelaksanaan program.

 

Proteksi data penerima manfaat adalah bagian dari Prinsip Perlindungan agar tidak membahayakan masyarakat terdampak
dalam respons kemanusiaan sehingga pembagian data mengenai penerima manfaat harus dilakukan melalui prosedur yang tepat.

 

“Berdasarkan hal tersebut di atas maka Wahana Visi Indonesia meminta redaksi www.onlinentt.com untuk memuat hak
jawab sebagai bentuk klarifikasi, baik di website maupun sosial media yang memuat pemberitaan dari onlinentt.com,”selanya.

 

Diakhir klarifikasi dia mengaku klarifikasi ini sebagai proses untuk bersama memberikan pemahaman kepada publik guna menghindari pemahaman yang salah.

 

“Jika redaksi onlinentt.com membutuhkan informasi lebih dari Wahana Visi Indonesia, silakan disampaikan untuk kami tindaklanjuti,” tulis Christin dalam klarifikasi tersebut. ***redaksi

 

Comments
Loading...