Araksi Desak Polda Periksa Trio Bersaudara Terkait Kasus Bawang Merah Malaka

- Redaksi

Jumat, 16 April 2021 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alfred mencium adanya ketidakberesan dalam proses hukum kasus tersebut oleh Polda NTT. “Mengapa penyidik Polda seperti takut memeriksa 3 orang yang diduga sebagai aktor intelektual? Apakah karena ada oknum penyidik yang sudah keciprat dana Rp 700 juta seperti yang diungkapkan salah satu kuasa hukum tersangka?” kritiknya.

Baca Juga :  Pemprov NTT Serius Fokus Tangani Penyakit Demam Berdarah dan Masalah Sampah

Karena itu, Alfred meminta perhatian Kapolda NTT agar serius menangani kasus dugaan korupsi tersebut. “Kapolda harus serius memperhatikan proses hukum kasus ini dan kasus korupsi lain yang ditangani karena ini menyangkut citra dan nama baik Polda NTT dan Polri,” ucapnya.

Baca Juga :  Erick Thohir: BPJS Untuk Wasit Agar Terjamin Perlindungan Sosial dan Sulit Diintervensi

Seperti diberitakan sebelumnya, proses hukum kasus dugaan korupsi proyek pengadaan benih bawang merah di Kabupaten Malaka, NTT senilai Rp 10,8 M pada tahun 2019, telah merugikan negara sekitar Rp 4,9 M (sesuai audit investigasi BPK RI, red). Polda NTT telah menahan 9 orang tersangka pada tahun lalu, namun dilepaskan kembali karena proses hukum kasus tersebut hanya mandeg di P-19. Penyidik Polda tidak mampu menjalankan petunjuk JPU, yakni Pasal 55 (melengkapi berkas perkara dengan BAP aktor intelektual.*tim

Berita Terkait

Evaluasi Triwulan III, Bupati Paulus Henuk Dorong OPD Percepat Realisasi Program dan Perkuat Kualitas Pelayanan Publik
Bangun Mimpi dari Pulau Selatan: Bupati Paulus Henuk Antar 20 Putra-Putri Rote Ndao Raih Pendidikan Berkualitas Lewat Program ADEM 2026
Dari Rumah Jabatan, Bupati Paulus Henuk Matangkan Rencana Pengembangan Energi Berkelanjutan
Rote Ndao Matangkan Persiapan Kunjungan K-SIGN Bersama KBRI Canberra
Audiens Bersama Panitia Paskah 2026, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Gereja
Bupati Paulus Henuk Pimpin Evaluasi PAD, Perkuat Kapasitas Fiskal Daerah untuk Mendukung Pembangunan Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Usul Pembangunan Jembatan Saendale ke Menteri PU
Dikoordinir Oleh Kemendagri, Pemda Melalui Dinas PMD Rote Ndao Lakukan Tahap Verifikasi Faktual Terhadap 22 Desa Persiapan
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:51 WITA

Rote Ndao Bersinergi Sambut HUT Persekutuan Doa Sinode GMIT 2026, Pemda Tegaskan Dukungan Penuh Bagi Iman dan Ekonomi Umat

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:25 WITA

MPLS 2026 Rote Ndao Dimulai, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Generasi Berkarakter

Senin, 29 Juni 2026 - 19:25 WITA

Dari Pulau Terselatan, Keluarga Kuat Menjadi Awal Masa Depan Rote Ndao

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:35 WITA

Adrianus Pandie, Sosok Peduli yang Memilih Berbuat dalam Diam

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:20 WITA

Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara atau Dokumen Historis

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:07 WITA

Leluhur Orang Rote Ti Tinggal di Bulan?

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:57 WITA

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rote Ndao Imbau Kelompok Tani Pasang Papan Nama Resmi

Senin, 27 April 2026 - 20:12 WITA

Masyarakat Batutua Merasa Terpinggirkan Selama Dua Kepemimpinan Bupati, Minta Perhatian Khusus dan Serius Bupati Henuk

Berita Terbaru