NTT Harus Jadi Pionir Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila

- Redaksi

Selasa, 24 November 2020 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-NTT-Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi (JNS) menegaskan nilai-nilai Pancasila harus selalu disosialisasikan dan diinternalisasi mulai dari lingkungan keluarga sehingga nilai-nilai tersebut tidak lagi menjadi sesuatu yang abstrak.

“NTT harus jadi pionir dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila untuk kemudian ditularkan ke seluruh Indonesia.

Karena semua orang tahu, embrio Pancasila itu lahir dari NTT melalui permenungan-permenungan mendalam dari Bung Karno saat pengasingan di Ende,”kata Wagub JNS dalam sambutannya saat membuka acara Talk Show Nilai-Nilai Pancasila dan Trilogi Kerukunan di Auditorium Pos Kupang, Selasa (24/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Harian Pos Kupang itu menampilkan pembicara Dr. Nober Jegalus, Dosen Filsafat pada Fakultas Filsafat Agama Universtas Widya Mandira Kupang.

Baca Juga :  Orpa Matilda Peni Lanjutkan Kepemimpinan PLN Rote Ndao, Semangat Baru untuk Pelayanan Kelistrikan

Menurut Wagub JNS, nilai-nilai Pancasila harus secara terus menerus diajarkan mulai dari lingkungan keluarga lalu di lingkungan sekolah. Dan selanjutnya kepada masyarakat pada umumnya.

“Saat ini nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi terutama di kalangan generasi muda. Banyak orang mulai menganggap Pancasila sebagai sesuatu yang abstrak. Padahal Pancasila mengajarkan tentang bagaimana hidup yang baik di dunia,” jelas pria asal Ngada tersebut.

Lebih lanjut mantan Anggota DPR RI dua periode itu mengungkapkan, Pancasila itu ideologi yang luar biasa. Tidak ada satu landasan humanisme di dunia ini yang seperti Pancasila kalau kita uraikan nilai-nilai dasar dan kontekstualnya.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Ende, Pastikan Pekerjaan Ruas Jalan Pu’ukungu- Orekose Tak Rusak

“Pancasila dari sudut kesisteman sangatlah lengkap. Ada input, proses, output dan outcomenya. Inputnya adalah sila pertama dan sila kedua, ini merupakan dasar.

Prosesnya adalah sila ketiga dan keempat, persatuan dari berbagai suku, ras dan agama membentuk negara Indonesia serta melaksanakan demokrasi berdasarkan musyawarah mufakat dan perwakilan. Outputnya adalah keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia. Sementara out comenya yakni kesejahteraan baik lahir maupun batin,” pungkas Wagub JNS.

Sementara itu, Ketua FKUB NTT ,Maria Theresia Geme, memberikan apresiasi kepada pemerintah Provinsi NTT karena senantiasa mendukung keberadaan FKUB.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao Serahkan Donasi 1 Unit Mobil HIACE TAM dari Yayasan ASTRA kepada SMKN 1 Rote Barat

“Waktu pertemuan tingkat Nasional, banyak FKUB Provinsi lain yang mengeluh dan protes karena tidak dapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah, tapi FKUB NTT selalu mendapatkan dukungan penuh dan bantuan dari Pemerintah Provinsi.

FKUB NTT terus berupaya dan berkomitmen untuk wariskan nilai-nilai kerukunan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan,” jelas Theresia.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT, Yohanes Octavianus, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Doris Rihi, para anggota FKUB, insan pers dan undangan lainnya. *Siaran Biro Humas dan Protokol Setda NTT

Berita Terkait

Dari Ruang Kelas ke Sirkuit, 17 Siswa SMAN 1 Lobalain Ambil Peran di Grasstrack Bupati Cup 2026
Rote Ndao Mengguncang Panggung Nasional, Paulus Henuk Bawa Pulang Penghargaan Bergengsi
Kepsek Joseph Liu Beberkan Sulit Bentuk Panitia Pembangunan, Akui Rekrut dari Para Guru
Dari Jakarta Barat, Paulus Henuk Buka Jalan Investasi untuk Masa Depan Ekonomi Rote Ndao
Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah
Pesan Menteri Nusron di Peringatan0 HANTARU 2026: Transformasi, Melayani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari
PERKAJUSAMI SMA N 1 Lobalain: Dari Oemetina, 85 Penegak Ditempa Menjadi Pribadi Tangguh, Mandiri dan Siap Mengabdi
Bupati Paulus Henuk Dorong Pendidikan Rote Ndao Bersiap Hadapi Era AI Tanpa Kehilangan Karakter
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:25 WITA

Estafet Kepemimpinan Berganti, SMA N 1 Lobalain Kukuhkan Generasi Pemimpin Muda 2026/2027

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WITA

Bukan Tentang Seberapa Sering Jatuh, SMA N 1 Lobalain Ajak Siswa Bangkit Bersama Tuhan

Senin, 21 September 2026 - 16:35 WITA

Dari Bilik Suara ke Ruang Demokrasi, 1.152 Siswa SMAN 1 Lobalain Tentukan Pemimpin OSIS

Jumat, 18 September 2026 - 11:27 WITA

Aswatul Adha, Siswi SMA Negeri 1 Lobalain Buktikan Pelajar Rote Ndao Mampu Berkiprah di Ajang Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

30 Siswa SMAN 1 Lobalain Belajar Disiplin dari Lapangan Upacara Harhubnas 2026

Rabu, 16 September 2026 - 12:40 WITA

SMAN 1 Lobalain Tindak Lanjut Surat Edaran tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan

Sabtu, 12 September 2026 - 11:30 WITA

Yunita Saudale Bawa Semangat Talenta Remaja Rote Ndao ke Panggung Duta Remaja Berprestasi

Jumat, 4 September 2026 - 06:59 WITA

Hadir Menyapa Anak-Anak Sekolah, Anda Yane Henuk-Pelokilla Tegaskan Pendidikan dan Karakter adalah Investasi Masa Depan Rote Ndao

Berita Terbaru