Johanes Henuk
Pemimpin Redaksi
Sorotan Redaksi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
onlinentt.com – Rote Ndao – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao kembali menyisakan pertanyaan serius.
Di tengah sulitnya masyarakat memperoleh Pertalite dan Pertamax, penjualan BBM secara eceran sempat terlihat pada hari pertama, tetapi setelah itu justru menghilang dari peredaran.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan mendasar yang tidak boleh dibiarkan menggantung: ke mana BBM yang disalurkan kepada agen, berapa kuota yang diterima, dan bagaimana pengawasan terhadap distribusinya hingga sampai ke tangan masyarakat?
Sepanjang wilayah Kota Ba’a dan sekitarnya, berdasarkan pantauan yang disampaikan kepada media ini, Pertalite dan Pertamax dilaporkan kosong sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ironisnya, ketika BBM sulit ditemukan di tempat penjualan resmi, masyarakat sempat melihat adanya penjualan secara eceran oleh agen pada hari pertama. Namun, kemunculan itu tidak berlangsung lama. Setelahnya, BBM eceran kembali sulit ditemukan.
Kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius Pertamina, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Satgas BBM, dan tim pemantau distribusi. Sebab, distribusi BBM tidak cukup hanya dibuktikan melalui penyaluran dari pemasok kepada agen. Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa BBM benar-benar tersedia, dijual sesuai ketentuan, dan dapat diakses masyarakat secara wajar.

Halaman : 1 2 Selanjutnya


















