SMAN 1 Lobalain Buka Pengelolaan IPP Secara Transparan, Kepercayaan Orang Tua Jadi Prioritas

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com–Rote Ndao | Kepercayaan orang tua merupakan amanah yang harus dijaga dengan keterbukaan.

 

Karena itu, SMA Negeri 1 Lobalain memilih untuk tidak sekadar menyampaikan laporan, tetapi membuka secara terang pelaksanaan program dan pengelolaan Iuran Pengembangan Pendidikan (IPP) kepada orang tua/wali peserta didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat penyampaian Laporan Pertanggungjawaban IPP Semester I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Lobalain, Ba’a, Senin, 7 September 2026.

 

Pertemuan bersama orang tua/wali peserta didik ini menjadi ruang terbuka bagi pihak sekolah untuk menjelaskan berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus menyampaikan penggunaan dukungan IPP selama semester pertama tahun anggaran 2026.

 

Kepala SMA Negeri 1 Lobalain, Alberd W. Dano, S.Pd., didampingi Ketua Komite SMA Negeri 1 Lobalain, Edy Manafe, S.Pd., menyampaikan berbagai kegiatan sekolah yang dilaksanakan dalam empat bidang utama, yakni Kurikulum, Kesiswaan, Sarana dan Prasarana (Sarpras), serta Hubungan Masyarakat (Humas).

Baca Juga :  Tumbuhkan Kemandirian, Kerjasama, Solidaritas, Tanggung Jawab dan Jiwa Kepemimpinan, Gudep 005 dan 006 SMANSA Lobalain Adakan Perjusami

 

Berbagai program tersebut diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran, pembinaan peserta didik, pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana serta peningkatan pelayanan pendidikan di lingkungan sekolah.

 

Di hadapan orang tua/wali peserta didik, pihak sekolah juga menyampaikan laporan kegiatan dan penyerapan anggaran IPP.

 

Penyampaian secara terbuka tersebut menjadi bentuk kesungguhan sekolah dalam membangun tata kelola pendidikan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Bagi SMA Negeri 1 Lobalain, keterbukaan bukan hanya soal menyampaikan angka dalam sebuah laporan.

 

Lebih dari itu, transparansi merupakan cara sekolah menghargai kepercayaan orang tua yang telah memberikan dukungan bagi keberlangsungan berbagai program pendidikan.

 

Dengan mengetahui program yang dilaksanakan dan penggunaan dukungan yang diberikan, orang tua memiliki kesempatan untuk memahami secara langsung kebutuhan sekolah sekaligus melihat manfaat dari dukungan tersebut bagi peserta didik.

 

Baca Juga :  Wagub Nae Soi : Pemprov NTT Dorong Setiap Kab/Kota di NTT untuk Terbitkan Perda Kekayaan Intelektual

Ketua Komite SMA Negeri 1 Lobalain, Edy Manafe, S.Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua/wali peserta didik.

 

Menurutnya, forum seperti ini harus terus dimanfaatkan sebagai ruang bersama untuk menyampaikan laporan, menerima masukan, melakukan evaluasi dan memperkuat kerja sama dalam mendukung pendidikan anak-anak.

 

Keterbukaan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sekolah tidak berjalan sendiri.

 

Ada komite dan orang tua yang menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat, terbuka dan berorientasi pada kepentingan peserta didik.

 

Rapat pertanggungjawaban IPP tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan selama semester pertama.

 

Apa yang telah dilaksanakan menjadi bahan evaluasi, sementara berbagai kebutuhan yang masih ada menjadi dasar untuk menyusun langkah pengembangan sekolah ke depan.

 

Semangat transparansi yang dibangun SMA Negeri 1 Lobalain diharapkan semakin memperkuat kepercayaan dan sinergi antara sekolah, komite serta orang tua/wali peserta didik.

Baca Juga :  Sebelum Ajak Warga Hidup Sehat, Bupati Paulus Henuk Beri Teladan dari Diri Sendiri

 

Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga oleh sejauh mana seluruh pihak mampu berjalan bersama.

 

Sekolah yang dipercaya adalah sekolah yang bersedia membuka diri. Dan melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban IPP secara terbuka, SMA Negeri 1 Lobalain menunjukkan komitmennya untuk menjaga kepercayaan tersebut melalui komunikasi, keterbukaan dan tanggung jawab.

 

Pada akhirnya, setiap dukungan yang diberikan kepada sekolah harus kembali pada tujuan utama, yakni menunjang proses pendidikan, meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan ruang terbaik bagi peserta didik untuk berkembang.

 

Dengan semangat keterbukaan dan transparansi yang terus dijaga, SMA Negeri 1 Lobalain menegaskan bahwa membangun pendidikan bukan hanya tentang mengejar kemajuan, tetapi juga tentang merawat kepercayaan yang menjadi fondasi utama antara sekolah dan orang tua.*

Berita Terkait

Tujuh Ranperda Masuki Tahap Pemantapan, DPRD dan Pemkab Rote Ndao Bidik Penetapan pada Sidang IV 2026
Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Suara Warisan Literasi Budaya: Merawat Tradisi, Menghidupkan Identitas Nusantara
Dugaan Penimbunan BBM Menguat, Satgas Diminta Turun Langsung Sisir Jalur Distribusi di Rote Ndao
NasDem Cup 2026 Tutup Kompetisi, Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Berprestasi
Tak Hanya Prestasi Akademik, Paulus Henuk Dorong Sekolah di Rote Ndao Bangun Budaya Bersih dan Tata Kelola Berkualitas
Leo Kunak Nusak Ba’a Perkuat Gerakan Anti Narkoba, Tokoh Adat Turun Edukasi Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA