Bupati Yosef Lede: Duka Flores Adalah Duka Kita, Persaudaraan NTT Harus Terus Dijaga

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Kupang | Kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Ketika saudara sebangsa mengalami musibah, rasa persaudaraan menjadi kekuatan untuk saling menopang. Semangat inilah yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Kupang bersama DPRD Kabupaten Kupang melalui penyerahan bantuan solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Daratan Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (29/08/2026).

 

Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tidak hanya berasal dari pemerintah dan DPRD, dukungan juga dihimpun dari aparatur sipil negara, baik PNS maupun PPPK, kelompok tani, kelompok peternak hingga masyarakat Kabupaten Kupang.

 

Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa bantuan tersebut lahir dari rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama masyarakat NTT yang sedang mengalami musibah.

Baca Juga :  Terima Mapala UCB, Gubernur Minta Jadi Ibu Bagi Pohon Yang Ditanam Sampai Bisa Tumbuh Mandiri

 

“Ini sebagai bentuk solidaritas sesama anak bangsa atas kepedulian terhadap bencana gempa yang terjadi di Daratan Flores,” kata Bupati Yos.

 

Bagi Yosef Lede, masyarakat NTT memiliki ikatan persaudaraan yang tidak hanya dibangun karena berada dalam satu provinsi, tetapi juga karena memiliki nilai kemanusiaan dan semangat kebersamaan yang kuat.

 

“Kita adalah satu, sehingga kita orang bersaudara,” ujarnya.

 

Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bahwa ketika bencana menimpa satu wilayah, daerah lain tidak boleh tinggal diam.

 

Kepedulian perlu diwujudkan dalam tindakan nyata agar masyarakat terdampak mengetahui bahwa mereka memiliki saudara yang ikut merasakan duka dan memberikan dukungan.

 

Semangat gotong royong juga terlihat dari keterlibatan berbagai kelompok masyarakat Kabupaten Kupang dalam menghimpun bantuan.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Tahun 2024 di Ende

 

Kelompok tani dan kelompok peternak ikut mengambil bagian, bersama ASN dan masyarakat lainnya.

 

Keterlibatan berbagai elemen tersebut memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama yang tumbuh dari kepedulian masyarakat.

 

Bupati Yosef Lede berharap bantuan yang diserahkan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana gempa di Daratan Flores.

 

“Kami berharap bentuk kepedulian yang dibawa pemerintah bersama DPRD, seluruh ASN, kelompok tani, kelompok peternak dan masyarakat Kabupaten Kupang ini dapat membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana,” katanya.

 

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati Yosef Lede hadir bersama Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kupang, jajaran pemerintah daerah serta Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Kupang, Joni Sulaiman.

Baca Juga :  Terkait Masih Tertutup Akses Jalan ke Kawasan Parawisata di Desa Bo'a, Sekda Akui Minta Camat dan Kades Lakukan Pendekatan Persuasif

 

Kehadiran unsur pemerintah, DPRD dan masyarakat dalam aksi solidaritas tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa semangat kebersamaan harus terus dirawat, terlebih ketika masyarakat sedang menghadapi bencana.

 

Bagi Kabupaten Kupang, bantuan tersebut bukan semata-mata tentang nilai atau jumlah yang diberikan. Lebih dari itu, ada pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan: masyarakat Flores tidak sendiri dalam menghadapi musibah.

 

Dari Kabupaten Kupang, kepedulian itu menjadi simbol bahwa persaudaraan masyarakat NTT harus tetap hidup dan dijaga. Sebab ketika satu saudara terluka, saudara lainnya hadir untuk menguatkan.

 

Duka Flores adalah duka kita. Persaudaraan adalah kekuatan kita. Dan kemanusiaan menjadi alasan untuk terus saling membantu.*

 

 

Berita Terkait

Jejak Sang Perintis, Muhammad Aksa Isa dan Fondasi Panjang SMA Negeri 1 Lobalain
Dari Lontar ke Masa Depan, Bupati Paulus Henuk Dorong Pemuda Rote Ndao Jadi Agen Perubahan
Menikmati Segarnya Pagi di Kolam Kanda Raja, Destinasi Rekreasi Nyaman di Sanggaoen
Jejak Kasih Tak Pernah Hilang, Bupati Paulus Henuk Hadiri Upacara Perpindahan Tulang Belulang Almarhum Johanis Feoh di Busalangga
Validasi Desil Jadi Fokus Pemkab Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Dorong Akurasi Data untuk Perkuat Perlindungan Sosial
Hati Seorang Ibu untuk Anak Negeri, Bunda PAUD Rote Ndao Awali Kunjungan Perdana Tanamkan PHBS Sejak Dini
Lepas dengan Hormat, Hargai Pengabdian: Bupati Paulus Henuk Tegaskan Purna Bakti adalah Warisan Keteladanan
Bangun Kepercayaan Publik dari Tata Kelola yang Kuat, Bupati Paulus Henuk Pererat Sinergi dengan BPKP NTT dan DPD RI

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:38 WITA

Balik Nama Sertipikat Kini Lebih Terukur, ATR/BPN Targetkan Peralihan Hak Selesai Maksimal 10 Hari

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:08 WITA

Satukan Visi, Perkuat Kolaborasi: Paulus Henuk Bersama DPRD Kawal Pembangunan Rote Ndao

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05 WITA

Peduli dan Berbagi dalam Duka, Kepala SMA Negeri 1 Lobalain Sampaikan Belasungkawa untuk Keluarga Deksi Penu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:58 WITA

ATR/BPN Pacu Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR, Kepastian Hak Jadi Jalan Menuju Kesejahteraan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:02 WITA

Di Antara Suara Rakyat dan Suara Hati: Ketulusan Cinta Falen Haning untuk Maya Nalle

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Transformasi ATR/BPN Dorong Layanan Pertanahan Lebih Cepat, Pasti dan Bebas Pungli

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:42 WITA

Sertipikat Gratis MBR, Langkah ATR/BPN Perkuat Kepastian Hukum Hunian Rakyat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:01 WITA

Sungguh Luar Biasa, Albert Edon, Siswa SMA N 1 Lobalain menuju Duta SMA Tingkat Nasional

Berita Terbaru