onlinentt.com – Rote Ndao | Ada dua hal penting yang sedang dipersiapkan Rote Ndao untuk masa depannya: pangan yang berkualitas dan manusia yang berkualitas.
Pesan tersebut tergambar dalam dua agenda yang berlangsung di Lapangan Bola Christian N. Dillak, Selasa (25/08/2026), ketika Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, turut menyaksikan launching bibit padi unggul untuk mendukung peningkatan sektor pertanian sekaligus launching testing PERMATA (Program Generasi Emas Rote Ndao).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua program ini berada pada ruang yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yakni membangun masa depan Rote Ndao dari sekarang.
Bibit padi unggul menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sumber kehidupan dan penggerak ekonomi masyarakat.
Melalui penggunaan bibit yang lebih unggul, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi para petani.
Namun, pembangunan tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan pangan.
Rote Ndao juga membutuhkan generasi yang mampu mengelola potensi daerah, berani bermimpi, memiliki pengetahuan luas serta karakter yang kuat. Di sinilah PERMATA hadir sebagai salah satu upaya menyiapkan generasi masa depan.
Program Generasi Emas Rote Ndao tersebut merupakan tindak lanjut dari gerakan Rote Mengajar.
Program ini diharapkan menjadi ruang untuk memperluas wawasan anak-anak Rote Ndao, memberikan inspirasi dan menumbuhkan keyakinan bahwa mereka mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Bupati Paulus Henuk berharap PERMATA tidak berhenti sebagai sebuah program, tetapi dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mempersiapkan generasi Rote Ndao yang unggul, berdaya saing dan memiliki karakter yang kuat.
Menurutnya, masa depan daerah pada akhirnya akan berada di tangan generasi yang sedang tumbuh saat ini. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan, karakter dan kesempatan anak-anak untuk berkembang merupakan investasi yang sangat penting.
Jika pertanian menjadi salah satu fondasi ketahanan dan kesejahteraan masyarakat, maka pendidikan menjadi fondasi bagi lahirnya manusia yang mampu mengelola berbagai potensi tersebut.
Karena itu, launching bibit padi unggul dan testing PERMATA dapat dimaknai sebagai dua bentuk ikhtiar yang saling melengkapi.
Satu sisi menanam harapan melalui tanah dan pertanian. Sisi lainnya menanam harapan melalui anak-anak Rote Ndao.
Keduanya membutuhkan proses, kesabaran dan kerja bersama. Bibit yang baik membutuhkan perawatan agar menghasilkan panen. Demikian pula anak-anak membutuhkan pendidikan, pendampingan, kesempatan dan lingkungan yang baik agar tumbuh menjadi generasi yang mampu membawa perubahan. Semangat inilah yang diharapkan terus berkembang di Rote Ndao.
Pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, para relawan dan berbagai elemen lainnya memiliki peran yang sama dalam memastikan pembangunan tidak hanya menghasilkan perubahan fisik, tetapi juga melahirkan manusia-manusia yang berkualitas.
Sebab, Rote Ndao yang maju bukan hanya Rote Ndao dengan hasil pertanian yang meningkat, tetapi juga Rote Ndao yang memiliki generasi muda yang cerdas, berkarakter, percaya diri dan siap bersaing.
Dari tanah Rote Ndao, benih pangan ditanam. Dari ruang pendidikan, benih masa depan disemai. Dan dari kedua ikhtiar itu, diharapkan tumbuh Rote Ndao yang semakin mandiri, kuat dan memiliki generasi yang siap membawa daerah ini menuju masa depan.*




















