onlinentt.com-Rote Ndao — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya perhatian bersama terhadap tumbuh kembang anak.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan pembukaan HAN GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Ibadah GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/08/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran pemerintah daerah dalam perayaan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus menempatkan anak sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Bagi Bupati Paulus Henuk, anak-anak bukan sekadar generasi penerus, tetapi merupakan generasi yang sejak saat ini perlu dipersiapkan agar mampu mengambil peran dalam menentukan masa depan Rote Ndao.
“Anak-anak adalah masa depan daerah ini. Karena itu, memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, berkarakter, dan penuh kesempatan adalah tanggung jawab kita bersama,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.
Pesan ini sekaligus mengingatkan bahwa pemenuhan hak anak tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua atau lembaga pendidikan. Gereja, pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, serta seluruh elemen keluarga memiliki peran yang saling melengkapi.
Lingkungan yang aman menjadi fondasi pertama bagi anak untuk berkembang. Sementara kesehatan, pendidikan, pembentukan karakter, serta kesempatan untuk berkreasi menjadi bagian penting agar setiap anak dapat menemukan potensi terbaik dalam dirinya.
Dalam konteks pembangunan Rote Ndao, investasi terhadap anak merupakan investasi jangka panjang.
Anak-anak yang mendapatkan perhatian, pendidikan dan pendampingan yang baik hari ini diharapkan tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, memiliki kepedulian sosial dan mampu berkontribusi bagi daerah.
Peringatan HAN GMIT Teritori Rote Ndao 2026 pun tidak sekadar menjadi agenda seremonial.
Momentum tersebut menjadi ruang bersama untuk membangun kesadaran bahwa suara, kebutuhan dan masa depan anak harus mendapat tempat dalam setiap proses pembangunan.
Dengan semangat tersebut, peringatan Hari Anak Nasional GMIT Teritori Rote Ndao diharapkan mampu memperkuat sinergi antara gereja, pemerintah dan keluarga dalam menciptakan ruang tumbuh yang positif bagi anak-anak Rote Ndao.
Sebab, masa depan daerah tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan program pembangunan, tetapi juga melalui bagaimana sebuah daerah mempersiapkan generasi mudanya.
Dan dari anak-anak Rote Ndao hari ini, masa depan daerah ini sedang mulai ditulis.*




















