Meski Pilkada Alor Masih Tiga Tahun Lagi, Nama Octovianus Ore Sudah Menggema dari Bale-Bale ke Bale-Bale di Alor

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – ALOR – Kalender politik Kabupaten Alor memang masih menyisakan waktu sekitar tiga tahun sebelum pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kembali digelar. Namun, denyut politik di Negeri Sejuta Kenari perlahan mulai terasa.

 

Di berbagai pelosok desa, dari pesisir hingga pegunungan, masyarakat mulai berbicara tentang sosok-sosok yang dinilai layak memimpin Alor pada masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percakapan itu berlangsung sederhana.

 

Tidak di ruang-ruang mewah, melainkan di bale-bale kampung, beranda rumah, warung kopi, hingga usai kegiatan keagamaan dan adat.

 

Dari obrolan-obrolan itulah lahir berbagai pandangan mengenai figur yang dinilai memiliki kemampuan, pengalaman, dan ketulusan untuk membawa Alor menjadi daerah yang semakin maju.

 

Di antara sejumlah nama yang mulai disebut, Octovianus Ore, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Octo Ore, menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat.

 

Putra asal Alor Timur itu bukanlah nama baru. Kiprahnya selama ini dalam dunia pendidikan telah menjadikannya dikenal luas sebagai sosok yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Baginya, membangun daerah harus dimulai dari membangun manusia yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing.

Tidak hanya dikenal sebagai tokoh pendidikan, Octovianus Ore juga disebut memiliki peran besar dalam memperluas akses pendidikan di Kabupaten Alor.

Baca Juga :  Kepala ASDP Pelabuhan Fery Pantai Baru Akui Tidak Tahu Menahu Pembayaran Tanah Pelabuhan

 

Dalam perjalanan pengabdiannya, ia berkontribusi membuka dan mendorong berdirinya sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di berbagai wilayah.

 

Kehadiran sekolah-sekolah tersebut memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Alor untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan kampung halamannya.

 

Pengabdiannya juga melampaui dunia pendidikan. Dalam kehidupan sosial dan keagamaan, Octo Ore dikenal sebagai sosok yang aktif membantu pembangunan rumah-rumah ibadah sebagai bentuk nyata komitmennya menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama.

 

Kontribusinya disebut hadir dalam proses pendirian maupun pengembangan sejumlah gereja dari berbagai denominasi, baik Kharismatik, Protestan, maupun Katolik. Bahkan, kepeduliannya juga dirasakan oleh umat Islam melalui dukungan terhadap pembangunan beberapa masjid di Kabupaten Alor.

 

Sikap yang merangkul seluruh golongan tanpa membedakan latar belakang agama tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dirinya mendapat penghormatan dari berbagai kalangan masyarakat.

 

Selain aktif di bidang pendidikan, Octo Ore juga dikenal memiliki dedikasi dalam pelayanan spiritual. Kedekatannya dengan berbagai lapisan masyarakat membuat dirinya dipandang sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, dan mampu menjalin komunikasi dengan siapa saja tanpa membedakan latar belakang.

Baca Juga :  NTT Akan Ciptakan Restonasi Pembangunan Great Leap

 

Banyak warga menilai bahwa rekam jejak pengabdian seperti inilah yang dibutuhkan Alor saat ini. Mereka menginginkan pemimpin yang tidak sekadar hadir menjelang pemilihan, tetapi sosok yang telah lama bekerja, melayani, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Fenomena menguatnya nama Octovianus Ore juga menunjukkan adanya perubahan cara pandang masyarakat dalam melihat calon pemimpin.

 

Jika dahulu popularitas sering menjadi ukuran utama, kini publik mulai menempatkan integritas, pengalaman, dan rekam jejak pengabdian sebagai pertimbangan penting.

 

Meski belum ada deklarasi ataupun langkah politik resmi, nama Octo Ore terus bergulir dalam berbagai diskusi masyarakat. Hal ini menjadi sinyal bahwa masyarakat Alor mulai memetakan figur-figur potensial jauh sebelum tahapan Pilkada dimulai.

 

Sejumlah tokoh masyarakat menilai, waktu yang masih cukup panjang menjadi kesempatan bagi setiap figur untuk terus menunjukkan karya dan pengabdiannya. Masyarakat pun memiliki ruang yang luas untuk menilai siapa yang benar-benar layak dipercaya memimpin Kabupaten Alor lima tahun ke depan.

 

Di tengah dinamika tersebut, nama Octovianus Ore terus bergema dari bale-bale ke bale-bale. Bukan karena kampanye, melainkan karena rekam jejak yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

 

Kiprahnya dalam membangun pendidikan, mendukung kehidupan keagamaan lintas agama, serta kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal sosial yang terus diperbincangkan.

Baca Juga :  "Tangan Dingin", Seorang Anak Yatim Piatu Paulus Henuk, Rote Ndao Buka Lagi 2. 150 Hektar Are Lahan Baru Dengan Dana Kementerian Sebesar 80 Milllyard Rupiah

 

Bagi sebagian warga, kepemimpinan bukan sekadar soal jabatan, tetapi tentang keteladanan, pengabdian, dan kemampuan menyatukan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Alor yang lebih maju.

 

Perjalanan menuju Pilkada memang masih panjang dan berbagai dinamika politik tentu akan terus berkembang. Namun, satu hal mulai terlihat jelas, nama Octovianus Ore telah menjadi bagian dari percakapan publik mengenai masa depan kepemimpinan Kabupaten Alor.

 

Waktu nantinya yang akan menjawab apakah gaung tersebut akan bermuara pada sebuah kontestasi politik atau tetap menjadi harapan yang hidup di tengah masyarakat.

 

Sementara Octovianus Ore, yang dimintai komentarnya oleh media ini di kediamannya, terkait animo masyarakat tersebut, Senin, (20/07/2026), mengaku bahwa masyarakat berhak memberikan aspirasi dan itu patut dihargai namun dirinya tidak berani berkomentar karena saat ini masih berstatus PNS aktif.

 

“Saya hargai aspirasi masyarakat namun saat ini saya masih aktif. Dua atau tiga tahun lagi baru saya pensiun. Selain itu, untuk Pilkada itu butuh uang dan saya tidak punya uang adik. Meski pun dilain sisi kita ada keluarga atau basis,” pungkas dengan nada merendah. *

 

Berita Terkait

Paulus Henuk, SH, Bupati Rote Ndao Menorehkan Jejak Baru Menuju Kedaulatan Garam Nasional
Wujud Peduli Pemerintah, BPBD Rote Ndao, Gandeng Anggota DPRD, Melkianus Frans Haning Dampingi Keluarga Pelajar Korban Musibah Tenggelam di Pantai Namoninilu
Pastikan Program Tepat Sasaran, Dinas Pertanian Rote Ndao Tinjau Sentra Cabai, Bawang Merah, dan Penangkaran Benih Sorgum di Tunganamo
Rote Ndao Perkuat Posisi sebagai Destinasi Unggulan, Disbudpar Siapkan Langkah Strategis Pascarakor Pariwisata NTT
Amanah Baru untuk Membangun Desa, Rinchart E. Menno dan Walter Semuel Littik Resmi Dilantik
Rumah Jabatan Menjadi Rumah Rakyat, Paulus Henuk Perkuat Budaya Mendengar dan Melayani
Parade 300 Kuda Hias Warnai Festival Hus Nde’o, Rote Ndao Teguhkan Warisan Budaya sebagai Kekuatan Pembangunan
Musyawarah Jadi Kunci, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Penyelesaian Sengketa Lahan K-SIGN Harus Berkeadilan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:10 WITA

Membangun Kedaulatan Pangan dari Halaman Rumah, Dinas Pertanian Rote Ndao Siapkan Program Integrated Farming Berbasis Kintal Gizi Keluarga Tahun 2027

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:11 WITA

Revitalisasi Kelompok Tani Dipercepat, Dinas Pertanian Rote Ndao Perkuat Fondasi Pembangunan Pertanian dari Tingkat Lapangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:51 WITA

Bupati Paulus Henuk Pimpin Rapat Transformasi Digital, Tekankan Optimalisasi Aplikasi Pemerintah dan Keterbukaan Informasi Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:39 WITA

Di Balik Kesibukan Membangun Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Persembahkan Doa Terindah untuk Sekda Jonas Selly di Hari Ulang Tahunnya yang ke-60

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:28 WITA

Bangun Pemerintahan Inovatif, Pemkab Rote Ndao Dorong Setiap OPD Ciptakan Terobosan Bernilai dan Terlindungi HAKI

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:34 WITA

Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan KKP, Pastikan Tahapan K-SIGN Berjalan Transparan dan Tepat Sasaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:28 WITA

Dialog Bersama Warga Sedeoen, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Rote Ndao

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:04 WITA

Dari Oefoe untuk Masa Depan Rote Ndao: Peresmian SD Negeri Oefoe Menjadi Simbol Kolaborasi Membangun Generasi Unggul

Berita Terbaru