50th ABC Meeting Sebagai Penguat Konektivitas Perbankan Untuk Pertumbuhan Ekonomi

- Redaksi

Jumat, 2 Desember 2022 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Bertempat di Hotel Meruorah, Labuan Bajo Provinsi NTT, ASEAN Bankers Association (ABA) menggelar “50th ASEAN Banking Council (ABC) Meeting”. Acara yang dilaksanakan sejak Rabu 30 November hingga hari ini Jumat 2 Desember 2022. Pertemuan ini diikuti oleh sekitar 200 perwakilan asosiasi perbankan dari negara-negara ASEAN dengan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) sebagai anggota ABA bertindak selaku tuan rumah.

Melalui pertemuan disepakati pentingnya konektivitas, integrasi, dan keberlanjutan payment system (sistem pembayaran) yang mampu meningkatkan skala dan kapasitas di level ASEAN.

Pertemuan ini juga menitikberatkan pentingnya pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Untuk itu, masing-masing perwakilan dari negara ASEAN akan mengkaji dan menyiapkan regulasi yang memungkinkan terjadinya konektivitas dan integrasi sistem pembayaran antar-negara di kawasan ASEAN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Perbanas Kartika Wirjoatmodjo yang juga adalah Wakil Menteri BUMN II pada penutupan kegiatan tersebut, memberikan respon positif berbagai komitmen yang disepakati dalam ABC Meeting demi keberlanjutan ekonomi di kawasan ASEAN.

“Tentunya melalui berbagai kesepakatan positif ini kita inginkan bersama juga agar dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Namun, tentunya, kesepakatan tersebut dalam implementasinya harus disesuaikan dengan kondisi di  masing-masing negara karena tantangan yang dihadapi oleh masing-masing negara akan sangat berbeda,” ungkapnya.

Baca Juga :  Musyawarah Jadi Kunci, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Penyelesaian Sengketa Lahan K-SIGN Harus Berkeadilan

“Di Perbanas akan menginisiasi sebuah kelompok kerja untuk mewujudkan payment system yang inklusif di kawasan ASEAN. Perbanas melihat, terobosan yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam menghadirkan sistem pembayaran yang efektif dan efisien, baik melalui QRIS maupun BI Fast, terbilang sukses. Nah, hal ini bisa ditingkatkan skala dan kapasitasnya di level ASEAN,” papar Tiko, sapaan Wakil Menteri BUMN itu.

Sementara itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), menyambut baik dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Perbanas dan anggota ABC yang memilih Labuan Bajo sebagai tempat penyelenggaran acara meeting.

“NTT ini provinsi yang unik dan indah serta Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi pariwisata Super Presmium di Indonesia. Saya atas nama Pemerintah dan Masyarakat NTT menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini di Labuan Bajo yang juga tentu berdampak bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi ini.

Saya harapkan juga agar kita terus bersama-sama saling memberikan dukungan dan juga. Kita (Provinsi NTT) juga tentunya akan terus bertumbuh juga ekonominya dengan didukung pembangunan sektor pariwisata dan juga sektor lainnya dan juga perencanaan pembangunan PLTS di Pulau Sumba yang menghasilkan daya sebesar 3 Giga Watt yang nantinya juga berdampak pada peningkatan ekonomi daerah ini,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Komisi IV DPR RI : Karantina Miliki Peran Penting Dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional

Dikesempatan yang sama, Gubernur BI Perry Warjiyo melalui sambutannya secara daring juga mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai penguat konektivitas perbankan. “Bank Indonesia menyambut baik inisiatif ini. Kami menilai positif karena jika terjadi integrasi dan masing-masing negara  terkoneksi akan mudah dalam transaksi perbankan. Kalau hambatan ini ditiadakan akan mampu meningkatkan volume dan transaksi sistem pembayaran di skala ASEAN yang pada akhirnya memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi di kawasan,” ujar Perry.

Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. Menurut Mahendra, OJK sangat mendukung sistem keuangan yang berkelanjutan, sistem keuangani digital, dan integrasi keuangan di wilayah ASEAN. “Dengan interkoneksi sistem pembayaran tanpa batas di kawasan ASEAN berpotensi mendukung pengembangan ekonomi, tak hanya di Indonesia tapi juga secara global,” ujar Mahendra Siregar yang menyampaikan perfspektifnya secara daring,” ungkap Mehendra.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Serubeba dan Matanae, Aipda Thommy Atti Kunjungi Warga Binaan, Beri Spirit dan Dukungan Moril

Menurut Mahendra, perlu ada kelompok kerja yang membahas bagaimana visi besar ini bisa diwujudkan bersama-sama. Untuk itu, masing-masing negara perlu mengkaji dan menyiapkan regulasi yang memungkinkan terjadinya konektivitas sistem pembayaran tanpa batas (borderless) di kawasan ASEAN.

Sementara itu, Ketua Steering Committee ABC Meeting Taswin Zakaria mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para perwakilan dari masing-masing negara maupun asosiasi yang secara aktif turut mengusulkan dan merumuskan langkah-langkah yang akan diambil untuk merealisasikan berbagai komitmen yang telah disepakati bersama.

“Semoga pertemuan 50th ASEAN Banking Council Meeting ini bisa menjadi booster dan pemercepat interkoneksi melalui inovasi digital,” harap Taswin Zakaria.

Pertemuan ini juga dihadiri antara lain Chairperson of ASEAN Bankers Association Daw Khin Saw Oo, Ketua Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, Anggota Dewan Kehormatan BI Institute Andrew Sheng, Ph.D, Ketua Steering Committee ABC Meeting Taswin Zakaria, dan Sekjen Perbanas Anika Faisal. Biro Administrasi Setda NTT

Berita Terkait

Rote Ndao Perkuat Posisi sebagai Destinasi Unggulan, Disbudpar Siapkan Langkah Strategis Pascarakor Pariwisata NTT
Amanah Baru untuk Membangun Desa, Rinchart E. Menno dan Walter Semuel Littik Resmi Dilantik
Rumah Jabatan Menjadi Rumah Rakyat, Paulus Henuk Perkuat Budaya Mendengar dan Melayani
Parade 300 Kuda Hias Warnai Festival Hus Nde’o, Rote Ndao Teguhkan Warisan Budaya sebagai Kekuatan Pembangunan
Musyawarah Jadi Kunci, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Penyelesaian Sengketa Lahan K-SIGN Harus Berkeadilan
Bupati Henuk Lepas Kontingen Jambore PAR GMIT 2026, Wujudkan Generasi Muda Beriman dan Siap Menjadi Pelayan Masa Depan
Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Penggerak Perubahan Melalui Youth Camp HISTORY MAKER
Musyawarah Jadi Fondasi Utama Pemkab Rote Ndao dalam Mengawal Pembangunan K-SIGN
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:39 WITA

Di Balik Kesibukan Membangun Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Persembahkan Doa Terindah untuk Sekda Jonas Selly di Hari Ulang Tahunnya yang ke-60

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:28 WITA

Bangun Pemerintahan Inovatif, Pemkab Rote Ndao Dorong Setiap OPD Ciptakan Terobosan Bernilai dan Terlindungi HAKI

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:34 WITA

Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan KKP, Pastikan Tahapan K-SIGN Berjalan Transparan dan Tepat Sasaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:28 WITA

Dialog Bersama Warga Sedeoen, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Rote Ndao

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:04 WITA

Dari Oefoe untuk Masa Depan Rote Ndao: Peresmian SD Negeri Oefoe Menjadi Simbol Kolaborasi Membangun Generasi Unggul

Senin, 29 Juni 2026 - 19:39 WITA

Hangat dalam Syukur, Pemkab Rote Ndao Sambut Kepulangan Jamaah Haji 1447 H sebagai Wujud Kepedulian dan Kebersamaan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:25 WITA

Sinkronkan Prioritas Pembangunan, Bupati Paulus Henuk Pimpin Asistensi KUA/PPAS 2027

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:31 WITA

Dari Berangkatkan 140 Duta PAR Rote Ndao, Bupati Rote Ndao Tegaskan Pentingnya Membangun Generasi Beriman dan Berkarakter

Berita Terbaru