onlinentt.com-Rote Ndao – Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung pembinaan generasi muda kembali ditunjukkan melalui pelepasan 140 peserta Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) asal Kabupaten Rote Ndao yang akan mengikuti Jambore PAR Sinode GMIT Tahun 2026 di Klasis TTU, Kefamenanu.
Pelepasan yang dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati pada Kamis (25/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pembentukan karakter anak-anak dan remaja melalui wadah pembinaan gerejawi yang menanamkan nilai-nilai iman, persaudaraan, disiplin, serta kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Jambore PAR bukan sekadar kegiatan pertemuan anak-anak gereja, tetapi merupakan proses pembentukan karakter yang akan melahirkan generasi muda yang memiliki integritas, semangat melayani, dan kecintaan terhadap daerah maupun bangsa.
Menurutnya, anak-anak dan remaja merupakan aset masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan, pembinaan rohani, serta pengalaman kebersamaan yang membangun rasa persatuan dan tanggung jawab.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar hidup dalam kebersamaan, saling menghargai perbedaan, memperkuat iman, serta membangun karakter yang nantinya menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Bupati juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Rote Ndao selama mengikuti jambore.
Ia berharap seluruh kontingen mampu menunjukkan sikap disiplin, menjaga kesehatan, menaati setiap aturan panitia, dan menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan memperluas persahabatan dengan peserta dari berbagai klasis di lingkungan Sinode GMIT.
Selain memberikan semangat kepada para peserta, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga menyampaikan apresiasi kepada para pendeta, pembina, orang tua, dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan keberangkatan kontingen hingga berjalan dengan baik.
Kehadiran pemerintah dalam pelepasan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan gereja dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat.
Dengan semangat kebersamaan dan doa seluruh masyarakat, 140 peserta asal Rote Ndao diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Jambore PAR Sinode GMIT Tahun 2026 dengan baik, membawa pulang pengalaman berharga, serta menjadi teladan bagi anak-anak dan remaja di daerahnya.
Pelepasan kontingen tersebut menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah membangun generasi muda yang beriman, berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan Kabupaten Rote Ndao.*




















