Ia mengakui, pihaknya juga menemukan bekas longsoran tebing jalan pada segmen yang dikerjakan pada tahun 2018. “Material longsoran sudah dibersihkan Dinas PU. Badan jalannya tidak rusak dan mobilitas warga berjalan seperti biasa,” jelas Yulius Sesar.
Agar tidak terdapat informasi yang menyesatkan masyarakat, jelas Cesar Nonga, pekerjaan jalan hotmix di ruas Pu’ukungu-Orekose pada tahun 2019 hanya sampai di Kampung Oja. “Sisanya sekitar 12 km belum ditangani oleh pemerintah yaitu tepatnya di Malawaru,” ujarnya.
Di Malawaru, lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, terdapat banyak longsoran. “Jadi kalau titik kerusakannya di sekitar Malawaru lalu dikatakan itu hasil pekerjaan PT. SAK tahun 2019, itu tidak benar,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal senada diungkapkan oleh Oktavianus Moa Mesi, Sekretaris Komisi I DPRD Ende yang berasal dari Dapil Nangapanda Maukaro, Ende dan Pulau Ende (Dapil 2) dari Partai Nasdem. Menurut Anggota DPRD Ende tiga periode ini, Ia tahu betul kondisi ruas jalan di Dapil-nya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe


















