Lounching Kampung Tangguh Desa papela, Penanggulangan Penyebaran Covid-19

128

onlinentt.com-NTT- Rote Ndao- Acara  launching Kampung Tangguh, pada Kamis 26 November 2020 pukul 15.00 wita di SDN Papela Desa Papela Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao merupakan upaya pemerintah pusat untuk menangkal covid-19  dengan  kearifan lokal.

 

Hadir dalam kegiatan ini Assisten Satu Rote Ndao, Wakapolres Rote Ndao, Kepala Kesbangpol Kabupaten Rote Ndao, Kadis Kelautan dan Perikanan Rote Ndao, Kasat Bimas Kabuapten Rote Ndao, Camat Rote Timur, Danposal Papela, Kapolsek Rote Timur,  Kepala Kantor Urusan Agama Rote Timur.

Ketua Panitia pelaksanaan Lonching Kampung Tangguh, Mardiah Laduma dalam laporannya, mengatakan sebagian besar masyarakat Desa Papela berpotensi sebagai nelayan. Di mana, Papela merupakan salah satu titik keluar masuknya orang.

 

Oleh karena itu, untuk menangani penanggulangan penyebaran covid-19, maka perlu pembanguan pos jaga di Pelabuhan dan penyediaan fasilitas  karantina bagi OAR dan ODP yang masuk ke Desa Papela.

 

“Kami bersama relawan covid-19 melakukan bhakti sosial dan penerapan pola hidup sehat bagi 112 Desa di Rote Ndao dan Desa Papela dipercayakan menjadi Desa Rujukan Kampun Tangguh”, ucap Mardinah Laduma.

 

Selanjutnya dalam sambutan Bupati Rote Ndao yang dibacakan oleh Assisten I Kabupaten Rote Ndao, Ir. Untung Harjito mengatakan melalui pelaksanaan program Kampung Tangguh, gerakan jaga kampung, diharapkan masyarakat bisa mengatasi masalah sendiri, terutama dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari dan bisa menjaga ketahanan secara mandiri.

 

“Keberadaan Kampung Tangguh di Desa Papela mendapat respon posistif dari pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan tentu  pemerintah memberikan apresiasi kepada Kepala Desa dan warga Desa Papela yang tergerak dalam penanganan Covid-19.

 

“Tentunya tujuan utama dibentuknya Kampung Tangguh di Desa Papela adalah agar masyarakat perduli dengan pencegahan penyebaran Covid-19 yang mendorong masyarakat lebih taat dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan di lingkungannya”, terang Laduma.

 

Kegiatan ini di akhiri dengan pemukulan Gong Louching Kampung Tangguh oleh Assiten I Rote Ndao dan di dampingi oleh para undangan.

 

Dalam wawancara dengan media usai kegiatan, Ir. Untung  mengaku dari semua desa di Kabupaten Rote Ndao, Desa Papela terpilih sebagai Kampung Tangguh penanganan Covid-19 berdasarkan gagasan dari Forkapimcam dan masyarakat Desa Papela.

 

“Karena Desa Papela merupakan salah satu pintu masuk orang yang datang dari luar Rote. Jadi dengan adanya Kampung Tangguh, paling tidak bisa mendeteksi sejak dini orang yang dicurigai. Bisa diidentifitasi lebih dulu dari daerah yang beresiko atau tidak penyebaran covid-19.  Dengan Kampung Tangguh ini bukan berarti kita tangguh menghadapi covid-19 tetapi harus tangguh pada bidang ekonomi’, tuturnya.

Untung menyampaikan, orang tidak akan hidup sehat kalau ekonominya tidak bagus. Harus bisa memanfaatkan potensi yang ada baik lautan maupun  lahan lahan yang ada di daratan. Terus juga harus tangguh dibidang Kamtibmas. Yaitu dimana masyarakat harus taat dengan hukum.

 

“Dengan adanya Kampung Tangguh kita bisa di fungsikan secara optimal sehingga apa yang menjadi tujuannya itu bisa tercapai’, pungas dia. *Amril

Comments
Loading...