IPJI Dari ke Hari Terus Berkembang Dan Dicintai

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 02:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Jakarta-
Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia, (IPJI), dari hari ke hari terus berkembang pasca HUT ke 21.

Hal itu dibuktikan dengan sejumlah program yang keberpihakan terhadap para penulis dan jurnalis berupa pemberian bea siswa untuk meraih sarjana.

Selain itu, IPJI juga telah mendapat restu dari Tenaga Ahli Kepala Staf Kepresidenan, (KSP), guna membuat sebuah buku tentang kiprah IPJI selama 21 tahun dalam mengarungi jagad Pers Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maanfaatkan uang negara untuk membuat buku. Saya di kantor staf kepresidenan tahu persis posisi uang negara dan dapat digunakan untuk membuat buku,” ujarnya meyakinkan  disambut standing aplose dari seluruh hadirin, baik yang offline maupun virtual di seluruh Indonesia.

“Hidup pak Ngabalin,” pekik mereka antusias.

Tidak hanya restu, lelaki kelahiran Fak Fak, Papua, yang lama nyantri di Gontor itu juga menyakini kalau buku-buku yang dikeluarkan IPJI mendatang akan berkualitas.

Baca Juga :  Kado Kemerdekaan, ATR/BPN Percepat Layanan Pertanahan dengan Tiga Terobosan Baru

“Dasarnya, karena usia IPJI sudah berusia 21 tahun. Bukan lagi anak kemarin sore sehingga akan berdampak positif bagi anggota IPJI, masyarakat maupun bangsa dan negara.

Seperti diketahui Ali Mochtar Ngabalin tampil dalam diskusi publik dalam bentuk webinar berlangsung pukul 20.00 – 21.00 tanggal 28 Oktober 2020, di Universitas Islam Attahiriyah, (UNIAT), Jakarta dan di Kantor Staf Kepresidenan.

Acara yang diikuti oleh  Pengurus DPP, DPW dan DPC IPJI seluruh Indonesia itu dilaksanakan dengan diskusi dan tanya jawab oleh berbagai kalangan.

Pada seasen tanya jawab, moderator Joseph Hutabarat SE, SH, MH meminta para peserta untuk melakukan tanya jawab kepada Ngabalin.

Baca Juga :  Komisi IV DPR RI : Karantina Miliki Peran Penting Dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional

Disitulah gagasan muncul dari Agung Santoso, Ketua Forum Komunikasi Pimpinan Redaksi Media (FKPRM), Jawa timur untuk menerbitkan sebuah buku.

“Saya mengusulkan agar IPJI membuat buku,” jelas Agung, sekaligus menyebut dua buah judul yang bisa diwujudkan dalam waktu dekat ini.

Pertama, “Membangun Kembali Karakter Bangsa Menuju Indonesia”. Kedua “Aku Lahir di Indonesia, Aku Bekerja di Indonesia, Aku Berkarya untuk Bangsa dan Negara.

Ajakan Agung ini mendapat respon positif dari Ketua Dewan Pembina DPP IPJI, Mayor Jenderal TNI ( Purn) Hendarji Soepandji.

Dia juga mengajak seluruh anggota IPJI agar membuat tulisan dan karya buku yang membuming, ikut berpartisipasi terhadap program-program pemerintah.

“Kegiatan ini bukan sebagai wacana. Tidak berhenti pada acara ini,” ujar Hendarji yang dikenal sebagai mantan Dan Puspomad, sekaligus pemerhati budaya di Indonesia.

Baca Juga :  Menapaki Jejak Leluhur Helianan

Ngabalin, yang diminta responnya oleh moderator, langsung merestui dan mendukung ajakan tersebut.

“Yang terhormat pak jenderal sekaligus senior saya, saya mendukung. Saya tahu persis uang negara yang bisa dimaanfaatkan untuk membuat buku,” jelas Ngabalin.

Usai acara, Ketum IPJI Lasman Siahaan SH, MH dan Sekjen Prof Dr Suherman Saji yang juga Rektor UNIAT didampingi ketua Yayasan Attahiriyah kepada pers akan menindalanjuti restu dari Ali Muchtar Ngabalin soal pembuatan 21 tahun kiprah IPJI.

“Nanti kita buat tim kecil minggu depan agar secepatnya dieksekusi,” jelas Lasman.

Sementara HM Ngabil Syatiri memberikan restu agar kampus Attahiriyah ini dapat dimanfaatkan sebagai rumah IPJI.

“Sebuah kehormatan saya diterima di keluarga besar IPJI. Terima kasih ketua teman-teman,” ujar Nabil. *jh

Berita Terkait

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?
Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan
Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru