Kepala BNNP NTT Enggan Temui Wartawan

- Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2020 - 07:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Kota Kupang,-Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur, (BNNP-NTT), Bigjen Polisi, Teguh Imam Wahyudi, SH, MM enggan menemui  wartawan dari media berbeda, Senin, (12/10/2020), di kantornya.

Pada hal, kehadiran para wartawan, yaitu Hendrik Missa, dari media online jejakhukumindonesia.com, Rafael nttnews.com, Irfan wartakeadilan.com, dan Johanes Yoseph Henuk, dari buser-indonesia.com, onlinentt.com, indonesia-maju.com, adalah untuk melakukan wawancara terhadapnya terkait kesuksesan kinerja BNNP NTT dalam Tahun 2020.

Berikut kronolisnya,  Wartawan yang baru memakirkan kendaraan sepeda motor di halaman samping kantor tersebut langsung dicegat dan ditanyai oleh salah seorang security dari tiga orang security yang bertugas di pos pengamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapak nama siapa. Dari mana. Ada perlu apa e”, kata security yang tidak diketahui namanya itu.

Karena merasa tertekan dengan pertanyaan security ini salah satu wartawan, Hendrik Missa, dari media jejakhukumindonesia.com langsung menyampaikan nama dan asal media masing-masing wartawan yang hendak mewancarai Kepala BNNP NTT.

“Kami datang mau bertemu pak Kepala untuk wawancara”, ujar wartawan Hendrik Missa.

Selanjutnya oleh wartawan Johanes Henuk dari portal onlinentt.com pun meminta kepada security agar supaya birokrasi tidak terkesan rumit dan lengkap sebaiknya security menghadirkan buku tamu agar dapat diisi secara lengkap data wartawan dan apa maksud kehadirannya.

Baca Juga :  RAKERWIL KOMWIL IV APEKSI KE 17 DI KOTA KUPANG, BAHAS PEMULIHAN EKONOMI PASCA PANDEMI COVID-19

“Dari pada om main tanya kami satu satu dan om pusing, kasih buku tamu saja supaya kami isi dengan lengkap saja, ” ucap Henuk.

Jawaban wartawan ini pun langsung ditepis oleh sang security ini dengan mengatakan bahwa Kepala BNNP NTT saat ini sedang sibuk jadi tidak bisa ditemui.

Mendengar pernyataan securiry demikian, Hendrik Missa lalu kembali meminta kepada security supaya buku tamunya dapat diisi sehingga menjadi data dan menunggu waktu yang baik untuk dapat bertemu dengan Kepala BNNP NTT di kala tidak sibuk lagi.

Permintaan wartawan Hendrik Missa akhirnya direspon oleh security dengan mengajak wartawan ke dalam kantor BNNP NTT guna mengisi buku tamu.

Seterusnya, mewakili ketiga orang teman wartawan lainnya, Rafael dari media online nttnews lalu pergi ke dalam kantor BNNP NTT bersama security.

Di sana, ketika sedang melakukan pengisian buku tamu, oleh salah seorang staf perempuan BNNP NTT, yang diketahui bernama Yuli, menegaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan press realease melalui group BNNP NTT kepada wartawan sehingga apa yang mau diwawancarai lagi.

“Kaka dong mau wawancara apa. Kami sudah keluarkan press realease di group BNNP kepada wartawan”, katanya.

Baca Juga :  Sebanyak 6 DPC Yang Siap Diberikan SK dari 15 DPC

Pertanyaan dan pernyataan staf perempuan BNNP ini kemudian dijawab oleh wartawan Rafael dari media online nttnewas, bahwa pihaknya yang datang hendak mewancarai kepala BNNP NTT tidak masuk dalam group yang dimaksud.

“Aduuh bunda mohon maaf kami tidak masuk dalam group BNNP NTT sehingga press realease tersebut tidak ada kaitan dengan kami”,papar wartawan Rafael.

Jawaban wartawan nttnews  seperti itu kembali ditanggapi lagi oleh staff perempuan ini bahwa diantara kalian wartawan ada senior yang sudah kami kasih rillis untuk dipublishkasi.

Penyampaikan staf pada BNNP NTT ini kembali dibantah oleh wartawan Rafael, bahwa dalam kalangan media dan jurnalis tidak ada yang namanya senior yunior sehingga siapa yang mengaku diri sebagai senior dan mengatasnamakan seluruh wartawan di NTT.

Stedmen Rafael kemudian tidak ditanggapi lagi oleh staff perempuan itu dan setelah mengisi buku tamu, Rafael lalu kembali menemui teman-temannya yang masih menunggu di halaman kantor BNNP NTT.

Masih berada di halaman Kantor BNNP NTT, kemudian para wartawan dihampiri oleh sang security sambil mengatakan bahwa karena buku tamu sudah diisi dan bila kepala BNNP NTT berkenan untuk mau bertemu dia akan memberikan informasi melalui calling atau whatsApp.

Baca Juga :  30 Ribu Orang Akan Hadiri Kampaye Akbar Paket Ita Esa

“Kakak dong su isi buku tamu dan nomer hp juga sudah ada maka kalau pak kepala berkenan nanti saya kasih kabar”, janji security.

Merasa sudah tidak dapat menemui Kepala BNNP NTT,  lalu para wartawan langsung pergi meninggalkan kantor BNNP NTT.

Perlu diketahui, bahwa sebagai ruang komunikasi dan berbagi informasi dengan para jurnalis di NTT,  BNNP NTT, memiliki sebuah group whatsApp.

Keanggotaan dalam group whatsApp tersebut terdiri dari sejumlah wartawan dari beberapa media online, baik nasional maupun lokal.

Biasanya, bila ada kegiatan dari BNNP NTT,  informasinya dapat diberitahukan dan diketahui melalui group itu.

Sehingga para media dan jurnalis dan BNNP NTT sebagai pemilik domain merasa terbantu.

Tetapi belakangan ini kabar burungnya, sejumlah pekerja media yang terhimpun dalam group ini merasa kecewa karena ada oknum wartawan yang selalu mengaku diri sebagai senior yang sok mengatur setiap wartawan yang hendak meliput setiap kegiatan BNNP NTT.

Kabar tambahanya, ulah dari oknum wartawan yang mengaku-ngaku diri sebagai senior di jurnis NTT tersebut membuat sebagian jurnalis tidak simpati terhadapnya. * tim

Berita Terkait

Krisis Tenaga Medis di Puskesmas Ndao, Komisi II DPRD Rote Ndao Rekomendasikan Kenaikan Insentif dan Pengembalian Personel
Gerbang DPRD Rote Ndao “Digembok” Untuk Hindari Pengalihan Lokus Demo
Bupati Rote Ndao, Forkopimda dan Gubernur NTT Hadiri Pertemuan Dengan Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan RI
Tindaklanjuti Prediksi Kekeringan Extrim Tahun 2026 dan Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Bupati Henuk Rapat Koordinasi Dengan Menteri Pertanian
Budaya Ratapan Orang Rote Ti Dalam Makna Ratapan Orang Israel
Massa Pendemo Serobot Kantor DPRD Rote Ndao, Gebrak Pintu Ruang Sidang Komisi I dan II
Bupati Rote Ndao Hadiri KKR dan Syukuran Ulta Ke 58 Gembala Sidang GPDI Raja Wali Leolutun
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk: Rote Ndao Sehat, Rote Ndao Bertani
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 10:23 WITA

Kembangkan Gereja dan Sekolah Ramah Anak, JAB Diskusi Dengan Bupati Rote Ndao

Minggu, 19 April 2026 - 07:42 WITA

Antara Perpisahan, Doa dan Rindu Berpadu Dalam Harapan Masa Depan

Kamis, 16 April 2026 - 10:23 WITA

DPD Partai Nasdem Rote Ndao Nilai Pemberitaan Majalah Tempo Adalah Cara Sistimatis Untuk Rendahkan Martabat Pimpinan dan Institusi Partai Nasdem

Selasa, 14 April 2026 - 14:01 WITA

Dosen Pasca Sarjana Universitas Nusa Cendana Bersama Mahasiswa bertemu Bupati Rote Ndao

Sabtu, 4 April 2026 - 21:32 WITA

Bak Pribahasa, Sekali Mendayung, Tiga Pulau Terjangkau

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:15 WITA

Komisi II DPRD Rote Ndao Gelar RDP Bahas Optimalisasi Layanan Puskesmas Feapopi Bersama Dinkes

Senin, 9 Februari 2026 - 19:23 WITA

Perkuat Fondasi Hukum, DPRD dan Pemda Bahas 13 Ranperda

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:22 WITA

Bupati Rote Ndao, Plt Kadis Kesehatan, Dir RSUD dan Mahasiswa Hukum Kesehatan Diskusi Berbagai Persoalan dan Tantangan di Sektor Kesehatan

Berita Terbaru