BNNP NTT Selenggarakan Kegiatan Raker P2M Anti Narkoba  di Lingkungan Instansi Pemprov-NTT

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2020 - 13:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Mereka bertebaran ke semua lapisann masyarakat, baik lingkungan keluarga, kerja, pendidikan dan lingkungan masyarakat dalan kondisi yang mengidap adiksi narkoba dan berpotensi mengganggu ketertiban dan memicu masalah di lingkungan, “katanya.

Menurut Teguh Iman Wahyudi, masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya ikut berperan aktif dalam upaya  P4GN.Oleh karena itu dalam rangka mengimplementasi serta peran masyarakat, BNN Prov-NTT melalui seksi pemberdayaan masyarakat akan terus memfasilitasi dan menggerakan seluruh lingkungan kerja dan komponen masyarakat untuk terus bereran dalam upaya P4GN melalui pendayagunaan seluruh sumber daya dan potensi yang dimiliki.

Diakhir kata,  Kepala BNNP NTT berharap setelah usai Raker perlu ada tindaklanjut, dari seluruh peserta Raker dengan lebih aktif dalam upaya P4GN khususnya di lingkungan sesuai Undabg-Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika pada pasal 104.

BNNP NTT Selenggarakan Kegiatan
Raker P2M Anti Narkoba  di
Lingkungan Instansi Pemprov-NTY

onlinentt. com-NTT, -Untuk membangun komunikasi jejaring kerja dan kepeduliaan stackholder di lingkungan pemerintah untuk  berperan aktif dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba, (P4GN), melalui sinegritas program kegiatan pemberdayaan masyarakat anti narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur, (BNNP-NTT), mengadakan Rapat Kerja, (Raker), P2M Anti Narkoba di lingkungan instansi Pemerintah Provinsi NTT, (Prov-NTT), bertempat di Room Oenesu Hotel Swiis Bellin Kristal Kupang, Rabu,  (10/03/2020).

Raker ini dimulai pada pukul 09.15 wita hingga selesai dibuka oleh Hendrik J.  Rohi,  SH,  M. Hum, Kabid P2M, (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat), BNNP NTT.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya,  kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dengan sambutan oleh Kepala BNN Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), Teguh Iman Wahyudi, SH., MH, dalam sambutan yang dibacakan oleh Hendrik J.  Rohi,  SH,  M. Hum, Kabid P2M, (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat), BNNP NTT, sekaligus membuka kegiatan Raker.

Baca Juga :  Peduli Terhadap Kesehatan Ibu dan Anak, Ketua Tim Penggerak PKK Rote Ndao, "Turun Gunung"

Seterusnya, kegiatan coffe break, dan dilanjutkan lagi dengan pemaparan, materi pertama tentang strategi pemberdayaan masyarakat dalam P4GN dan diskusi panel oleh para pemateri, antara lain, Hendrik J.  Rihi,  SH,  M. Hum. Materi kedua, soal implementasi Permendagri Nomor 12 Tahun 2019, fasilitasi P4GN oleh pemerintah provinsi oleh Kepala Bidang Ketahanan Seni dan Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi oleh Kesbangpol Prov-NTT, Drs Kasmanto R.  Djo Naga, M. Si. Ketiga, peran aktif pemerintah dalam P4GN dan Pemetaan Calon Penggiat Anti Narkoba, Penyuluh Narkoba Ahli Mady, Drs Thiny L. Teeishow.

Baca Juga :  68 Tahanan Diisolasi, Covid-19 'Meledak' di Rutan Kupang

Kepala BNN Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), Teguh Iman Wahyudi, SH., MH, dalam sambutan yang dibacakan oleh Hendrik J.  Rohi,  SH,  M. Hum, Kabid P2M, (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat), BNNP NTT, mengatakan
trend perkembangan masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dewasa ini menunjukan peningkatan yang signifikan.

“Berdasarkan hasil penelitian BNN bekerjasama dengan LIPI TAHUN 2019,
diperkirakan sekitar 3,8 juta jiwa penduduk Indonesia terindikasi menjado pecandu
dan penyalahgunaan narkotika,”ujar dia.

Sedangkan untuk Prov-NTT,  tercatat sebanyak 4.875 orang pecandu penyalahgunaan narkotika. Namun, jumlah yang terakaes layanan rehabipitasi masih sangat sedikit dibanding para pecandu yang tidak terakses kesehatan dan pemulihan.

Berita Terkait

Bupati Paulus Henuk Turun Langsung ke RSUD, Pastikan Pelayanan Pasien Tak Boleh Berjarak
Di Tengah Padatnya Tugas, Paulus Henuk Sisihkan Waktu Rutin Periksa Kesehatan
Paulus Henuk Satukan Barisan Layanan Kesehatan, Puskesmas Diminta Lebih Responsif Layani Warga
Dari Ruas Oele–Batulilok, Paulus Henuk Pastikan Pembangunan Jalan Menyentuh Kebutuhan Warga
Ibadat Kaum Bapak Lolotali Lelesur Jadi Ruang Kebersamaan, Melkianus Frans Haning Lepas Mahasiswa PKL Theologia
Dari Pengabdian Menuju Perbaikan Sistem, Bupati Paulus Henuk Jadikan Pengalaman Dokter Internship sebagai Peta Jalan Reformasi Layanan Kesehatan Rote Ndao
Sidak RSUD Ba’a, Bupati Paulus Henuk Dorong Wujudkan Rumah Sakit yang Bersih dan Humanis
Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah, Paulus Henuk Dorong Kolaborasi Optimalisasi Pajak demi Percepatan Pembangunan Rote Ndao

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:36 WITA

Jejak Pengabdian Fila Delfia Fiah Tak Berakhir di Pemakaman, Keluarga dan Jemaat GPdI Rajawali Leolutun Kehilangan Sosok Teladan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Falen Haning Nahkodai Garda Bangsa NTT 2026–2031, Konsolidasi 22 Kabupaten/Kota Jadi Agenda Awal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Berita Terbaru