Universitas Nusa Cendana Lepas 1000 Guru Profesional

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2020 - 00:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-NTT, -Universitas Nusa Cendana, (Undana), Kupang melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, (FKIP), melepas 1000 orang guru profesional di Hotel Cahaya Bapa Kupang, pada Rabu, (04/03/2020).

1000 orang guru itu selain merupakan alumni Program Pendidikan Profesi Guru, (PPG), Tahun 2020, juga sebagai tenaga pendidik dari TK, SD dan SMP se Kabupaten dan Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum dilepas ke tengah masyarakat, mereka harus mengikuti tahapan pengambilan sumpah dan pelantikan oleh Dekan FKIP Undana, Melkisedek Taneo.

Selain penggunaan gelar sebagai Sarjana Pendidikan, (SPd), mereka akan mendapat tambahan gelar, yaitu Guru Profesional, (Gr).

Turut hadir dalam acara tersebut, mewakili Gubernur NTT, Karo Ekonomi dan Kerjasama Sekretariat Daerah, (Setda), Prov-NTT, Lery Rupidara, Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan Undana, Siprianus Suban Garak, Kepala Dinas, (Kadis), Kota Kupang, diwakili oleh Frans Polomauk, Rohaniawan Katholik, Protestan, Islam dan para Keluarga serta handai touland dari guru-guru profesional.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, Apresiasi Kepsek SMANSA Lobalain dan Para Guru Pegawai

Lery Rupidara, Kepala Biro Ekonomi dan Kerjasama Setda NTT, mengatakan sebagai seorang guru profesional harus menjadi duta pendidikan.

“SDM sangat perlu untuk kelolah  kemiskinan di NTT maka setelah dilantik sebagai guru profesional mengemban tanggung jawab untuk  merubah pendidikan di NTT,” pesannya.

Dia menjelaskan, system pendidikan, kesehatan dan ekonomi tidak menjadi tanggungjawab pemerintah daerah atau pusat saja melainkan tanggungjawab seluruh masyarakat NTT.

Baca Juga :  Angkatan 1990-1991 SMPN 2 Kupang Siap Laksanakan Temu Reuni Bulan Maret

“Sektor pariwisata merupakan prime mover dalam penggerak pembangunan menuju perubahan dan itu dari dalam diri setiap orang profesinal,”ujarnya.

Wakil Rektor III Undana, Siprianus Suban Garak, menuturkan pengambilan sumpah dan pelantikan Guru Profesional kali ini merupakan sejarah baru bagi FKIP Undana.

“Kali ini jumlah lulusan sebanyak 1000 orang dan ini sejarah baru bagi FKIP Undana,”papar dia.

Siprianus mengaku, mutu pendidikan di NTT masih di bawah standar sehingga memerlukan motivasi dari seluruh pihak khususnya pengambil kebijakan di negeri ini.

“Para Gr yang sudah mengikuti sumpah dan pelantikan akan dititipkan kepada pemerintah supaya potensi yang dimiliki dapat berguna bagi daerah dan masyarakat NTYT,” terangnya.

Baca Juga :  Kepala LPMP NTT Berharap Di Masa Pandemi Covid 19, Orang Tua Harus Berperan Selaku Guru 

Diminta agar para Gr setelah berada di tengah masyarakat harus mampu menunjukan yang terbaik, tidak hanya di sekolah melainkan di masyarakat   perlu menjadi teladan.

Sementara data yang diperoleh awak media, rincian 1000 orang Gr yang diwisuda, antara lain, 231 Gr matematika,  24 orang, Gr biologi  sebanyak 24 orang, Gr kimia 40 orang,
542 orang Gr kelas Sekolah Dasar, Gr geografi sejumlah 10 orang, Gr bahasa Inggris 12 orang, Gr pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, berjumlah 56 orang, Gr ekonomi 27 orang, Gr bimbingan konseling 17 orang dan teknologi konstruksi dan properti sebanyak, 41 orang.//**

Berita Terkait

SMAN 1 Lobalain Jemput Masa Depan Pendidikan, Guru Didorong Teknologi secara Cerdas dan Beretika
Estafet Kepemimpinan Berganti, SMA N 1 Lobalain Kukuhkan Generasi Pemimpin Muda 2026/2027
Bupati Paulus Bawa Aspirasi Sekolah Rakyat Ita Esa ke Kemensos, Perjuangkan Akses Pendidikan bagi Anak Rote Ndao
Bukan Tentang Seberapa Sering Jatuh, SMA N 1 Lobalain Ajak Siswa Bangkit Bersama Tuhan
Dari Bilik Suara ke Ruang Demokrasi, 1.152 Siswa SMAN 1 Lobalain Tentukan Pemimpin OSIS
Aswatul Adha, Siswi SMA Negeri 1 Lobalain Buktikan Pelajar Rote Ndao Mampu Berkiprah di Ajang Nasional
30 Siswa SMAN 1 Lobalain Belajar Disiplin dari Lapangan Upacara Harhubnas 2026
SMAN 1 Lobalain Tindak Lanjut Surat Edaran tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA