Digitalisasi Adalah Peluang Karena Segala Aktivitas Gunakan Digital.

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2020 - 04:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com- Kupang, -Digitalisasi adalah peluang karena segala aktivitas yang digunakan saat ini digital.

“Pertumbuhan digitalisasi di Indonesia sangat tinggi, faktanya kini setiap orang bisa memiliki tiga buah hand phone dibandingkan rekening Bank.  Lain dari itu, baik motor atau mobil juga sudah menggunakan systim digitalisasi, “demikian diterangkan Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi, (BNSP), Bonardo Aldo Tobing, dalam wawancaranya dengan awak media,  di Aula Stikom Uyelindo Kupang, Selasa, (25/02/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, ke depan harus dilakukan identifikasi karena diprediksi akan muncul sebanyak 26 juta pekerjaan baru dengan revolusi industri power poin jiro.

“Identifikasi standar kompetensi sangat diperlukan agar relevan dengan pekerjaan baru yang  bermunculan. Systim ini harus menuju ke digitalisasi guna mengikuti perkembangan jaman. Ke depan kita perlu melaksanakan asesmen dan uji kompotensi bisa melalui digital elektronik,” papar Aldo.

Sedangkan, Bonardo menambahkan, penggunaan system digitalisasi agar bisa berkolaborasi dengan industri yang semakin berkembang.

Baca Juga :  Dukung Program Jokowi, Koperasi Bejo Joyo Lakukan Seminar Entrepreneurship

“Sertifikasi perlu berkolaborasi dengan industri supaya link and match dapat tercipta di lembaga pendidikan dan pelatihan sehingga ketika masuk ke industri cocok dengan kebutuhan,” ujarnya.

Diakui dia, penerapan system data dan informasi yang terintegrasi antar kemitraan lembaga harus mengacu kepada Standar Kompotensi Kerja Nasional Indonesia, (SKKNI),.

“Kalau SK-nya sudah ada maka bisa  sebagai acuan pelaksanaan uji kompotensi dan diterbitkan sertifikatnya,” aku dia.

Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi, (LSP), Informatika, Muhaemin, S. Kom, SH, MM, M. Kom, menjelaskan, karena ekonomi membutuhkan skill maka tidak hanya dosen, mahasiswa dan lainnya melainkan wartawan juga bisa melihat peluang ini karena kalau. Seseorang wartawan mempunyai kemampuan TIK bagus maka dipercayakan mengola kata dan power poin apabila pindah ke tempat kerja baru atau media lain.

“Kita diundang untuk lakukan verifikasi kompotensi supaya bisa menguji dan mengajarkan orang bermain media sosial yang baik, termasuk para perangkat desa dalam membuat website dan operasikan komputer dengan baik dan benar. Selain itu,
mereka bisa berpengakuan ketika berkiprah di dunia industri baik nasional maupun internasional,”terangnya.

Baca Juga :  Kanwil IV KPPU Dorong Perbaikan Kemitraan Perunggasan, Pasca Putusan Kemitraan Dikuatkan MA

Menurut Muhaemin, kalau telah mendapatkan pengakuan maka sudah ada nilai tambah dan bekal dalam membuka usaha dan mau bekerja di luar negeri juga lebih diakui karena memiliki sertifikat berlogo nasional, yaitu, “burung garuda”.

“Pertama dalam proses sertifkasi adalah pra asesmen atau konsultasi untuk menunjukan kompotensi, sudah cukup atau belum. Kalau belum maka perlu disiapkan. Kalau untuk proses penerbitan sertifikat waktunya maksimal satu bulan,” urainya

Diharapkan, dengan keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi di NTT  bisa menghidupkan ekosistem dan mencipatakan SDM yang unggul.

“Kita adopsi pendidikan nasional supaya diakui juga secara nasional, supaya yang mempunyai sertifikat paham apa yang dikerjakan,” terangnya.

Muhaeimin mengakui kalau seseorang memiliki skill maka tidak akan pernah nganggur.

“Meskipun lapangan kerja terbatas tetapi bisa diterima karena punya kemampuan,” tandasnya.

Ketua Stikom Uyelindo Kupang, Marinus I.J Lamabelawa, M.Cs, menuturkan, BNSP berharap masyarakat NTT khususnya Kota Kupang dan sekutarnya mau melakukan pelatihan untuk meraih sertifikat kompetensi.

Baca Juga :  Gubernur VBL Dorong Inovasi dan Kreasi Produk Hortikultura jadi Industri Makanan Olahan

“Kalau ada pelatihan assesor tentu kami pasti mengirim dosen-dosen. Kami dahulukan assesor dan kalau sudah maka baru bisa mengasesmen peserta pelatihan. Hari ini masih sebatas internal jadi peserta yang hadir hanya dari kalangan dosen sebanyak 33 orang, 4 orang dari tenaga guru SMK SoE,” jelas dia.

Menurut dia, ke depan mahasiswa tidak hanya sebatas mendapatkan ijasah tetapi harus memiliki sertifikat dan untuk tahun ini kami akan memiliki Surat Pendamping Ijasah, (SIJ), sebagai bukti sarjana yang mempunyai kompotensi, minimal satu Kompotensi.

Seminar kebijakan Badan Nasional Sertifikasi Profesi, (BNSP), tentang system sertifikasi Nasional era Revolusi  Industri ini terselenggara di Stikom Uyelindo Kupang, dengan thema,”Uyelindo menuju sertifikasi kompetensi, Selasa, (25/02/2020),

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 wita dengan jumlah peserta lebih kurang 200 orang. ***/

Berita Terkait

Kawasan Destinasi Pantai Bo’a Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat, Mulai Dilirik Dunia Internasional Pasca Soft Opening
Paulus Henuk Ketemu Direktur Bank NTT Bahas Optimalisasi Program KUR
Dengan Soft Opening Nihi Rote Akan Tumbuh Market Ekonomi Baru yang Menjanjikan Bagi Masyarakat Rote Ndao Khususnya di Desa Bo’a
Dekatkan dan Permudah Pelayanan, Samsat Rote Ndao Buka Pelayanan Pajak Samling di Beberapa Titik Lokasi
Paulus Henuk Secara Simbolis Serahkan Bantuan Alat Pertanian di Desa Holoama Kecamatan Lobalain
Bupati Henuk Dorong Yayasan Nusa Tenggara Vokasi Untuk Fokus Produksi Rumput Laut dan Janji Bangun Pabriknya
Victor Bungtilu Laiskodat Akui Rote Ndao Miliki Sejumlah Potensi yang Sangat Menjanjikan Bagi Perekonomian Masyarakat
Jawab Kebutuhan Daerah, Sejumlah Perusahaan Ternama dan Beberapa Kementerian Rapat Kerja Strategis Bersama Bupati Rote Ndao; Hasilkan Lima Point Penting
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:38 WITA

Paulus Henuk Ketemu Direktur Bank NTT Bahas Optimalisasi Program KUR

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WITA

Dengan Soft Opening Nihi Rote Akan Tumbuh Market Ekonomi Baru yang Menjanjikan Bagi Masyarakat Rote Ndao Khususnya di Desa Bo’a

Selasa, 21 April 2026 - 09:04 WITA

Dekatkan dan Permudah Pelayanan, Samsat Rote Ndao Buka Pelayanan Pajak Samling di Beberapa Titik Lokasi

Minggu, 12 April 2026 - 19:16 WITA

Paulus Henuk Secara Simbolis Serahkan Bantuan Alat Pertanian di Desa Holoama Kecamatan Lobalain

Minggu, 12 April 2026 - 10:02 WITA

Bupati Henuk Dorong Yayasan Nusa Tenggara Vokasi Untuk Fokus Produksi Rumput Laut dan Janji Bangun Pabriknya

Minggu, 12 April 2026 - 03:15 WITA

Victor Bungtilu Laiskodat Akui Rote Ndao Miliki Sejumlah Potensi yang Sangat Menjanjikan Bagi Perekonomian Masyarakat

Selasa, 7 April 2026 - 00:51 WITA

Jawab Kebutuhan Daerah, Sejumlah Perusahaan Ternama dan Beberapa Kementerian Rapat Kerja Strategis Bersama Bupati Rote Ndao; Hasilkan Lima Point Penting

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:43 WITA

Pemprov NTT Tetapkan Alokasi Pengeluaran 3.080 Ternak Besar dari Rote Ndao Tahun 2026

Berita Terbaru

Pendidikan

Akhirnya, Tiga Kepala Sekolah Terima SK Kepsek Devinif dan SPMT

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:26 WITA