Suara Bupati Henuk Terbata Bata dan Mata Berkaca kaca

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 17:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dalam.kunjungan kerja, (kunker), penyerahan donasi 1 unit mobil HIACE TAM dari Yayasan ASTRA  kepada SMKN 1 Rote Barat,Selasa, (06/05/2025), ketika diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutannya.

 

Sejak Tahun 2019, Yayasan Astra telah menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam membina 16 sekolah di wilayah kabupaten Rote Ndao. Ini pekerjaan yang luar biasa di mana Yayasan Astra Indonesia telah berkontribusi bagi negeri ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ucapan tersebut kedengaran hampir tidak sempurna, (red=jelas), oleh hadirin yang hadir  karena suara orang nomer satu pulau terselatan Indonesia itu, terbata bata diikuti mata yang berkaca-kaca berlangsung hampir lebih kurang dua menit.

Baca Juga :  Bangun Kepercayaan Publik dari Tata Kelola yang Kuat, Bupati Paulus Henuk Pererat Sinergi dengan BPKP NTT dan DPD RI

 

Sedangkan mengapa seorang Bupati menangis di hadapan hadirin yang terdiri dari Ketua Yayasan Astra Indonesia, para asisten, para Kepala OPD, para orang tua, siswa-siswi dan guru-guru, tentu jawabannya hanya bisa dijawab olehnya.

 

 Namun ada yang menarik dari kejadian ini, bahwa ketika baru menjadi bakal calon, penulis sempat menulis profil Bupati Rote Ndao ini dan dalam narasi profil tersebut diuraikan kalau Bupati Rote Ndao saat ini dalam menempuh pendidikan dari SD hingga SMA sangat sarat dengan penderitaan. Akibat dari tidak ada keluarga, kerabat dan handai touland yang membiayai pendidikannya. Kenyataan itu membuat dia  terpaksa mengampuh dengan beberapa orang yang tidak memiliki hubungan atau talian keluarga.

Baca Juga :  Terima Mapala UCB, Gubernur Minta Jadi Ibu Bagi Pohon Yang Ditanam Sampai Bisa Tumbuh Mandiri

 

Bahkan lebih dari itu, dari pengakuan salah seorang keluarga dekatnya pernah menyampaikan kalau Bupati Rote Ndao waktu mengenyam pendidikan sekolah dasar, celana seragamnya  “robek” dan karena tidak dibelikan oleh pengampuh maka terpaksa di tambal menggunakan ban dalam motor.

 

Baca Juga :  Bima Fanggidae Silahturahmi Dengan Massa Pendukung dan Relawan

Uraian penuturan tersebut menjadi kekuatan dan membangkitkan emosi sosok asal Dusun Aduoen ini untuk terus berjuang hingga akhirnya menjadi Bupati Rote Ndao.

 

Napak tilas kehidupan sang petarung sejati ini menjadi kekuatan bagi siswa-siswi baik dari SD hingga SMA, bahwa dalam meniti kehidupan untuk meraih masa depan tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan membutuhkan perjuangan dan doa  karena seperti apa yang dikatakan orang bijak bahwa takdir memang susah dirubah tapi nasib  masih bisa berubah dengan perjuangan yang tak pernah ada batas ruang dan waktu. *

 

Berita Terkait

Rp 311 Juta Menguap, Embung Oenitas Tak Berbekas: Temuan Inspektorat Menganga, Pengembalian Dipertanyakan
Duka Mendalam Keluarga Almarhumah Magdalena Taek, Bupati Paulus Henuk Hadir Beri Penghiburan
41 Tahun Bukan Sekadar Angka, Temu Kangen SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang Satukan Kembali Mereka yang Pernah Berjuang Bersama
Bupati Yosef Lede: Duka Flores Adalah Duka Kita, Persaudaraan NTT Harus Terus Dijaga
Jejak Sang Perintis, Muhammad Aksa Isa dan Fondasi Panjang SMA Negeri 1 Lobalain
Dari Lontar ke Masa Depan, Bupati Paulus Henuk Dorong Pemuda Rote Ndao Jadi Agen Perubahan
Menikmati Segarnya Pagi di Kolam Kanda Raja, Destinasi Rekreasi Nyaman di Sanggaoen
Jejak Kasih Tak Pernah Hilang, Bupati Paulus Henuk Hadiri Upacara Perpindahan Tulang Belulang Almarhum Johanis Feoh di Busalangga
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA