onlinentt.com, Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.
Hal itu terlihat saat Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH menerima audiensi Klasis Rote Barat Daya (RBD) di ruang kerjanya, Jumat (18/09/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan gereja dalam melihat berbagai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.
Bagi pemerintah daerah, gereja memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Karena itu, komunikasi yang terbangun secara baik diharapkan dapat membuka semakin banyak ruang kerja bersama, terutama dalam mendukung pelayanan dan pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Dalam audiensi itu, Bupati Paulus Henuk bersama jajaran Klasis RBD membahas peluang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan gereja.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada komunikasi formal, tetapi dapat diterjemahkan melalui berbagai bentuk keterlibatan bersama untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Paulus Henuk juga menyinggung rencana pertemuan para pendeta GMIT se-Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Sabu yang akan berlangsung di Rote pada akhir September 2026.
Pertemuan para pendeta tersebut dinilai dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan tokoh-tokoh agama.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Demikian pula gereja memiliki peran besar dalam membangun kehidupan sosial, moral dan kemasyarakatan.
Karena itu, ruang perjumpaan antara pemerintah dan tokoh agama perlu terus dibangun agar berbagai potensi yang dimiliki dapat diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
Pertemuan pendeta-pendeta GMIT dari Rote Ndao dan Sabu di Rote nantinya diharapkan menjadi salah satu ruang untuk memperkuat semangat tersebut.
Melalui komunikasi dan kolaborasi yang semakin erat, pemerintah daerah dan gereja dapat bersama-sama mencari langkah konkret untuk berbuat bagi daerah serta masyarakat.
Bagi Kabupaten Rote Ndao, sinergi antara pemerintah, gereja dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun daerah dengan pendekatan yang lebih dekat, komunikatif dan menyentuh kebutuhan warga.
Audiensi dengan Klasis RBD pun menjadi salah satu bentuk bagaimana ruang dialog tersebut terus dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di bawah kepemimpinan Bupati Paulus Henuk.*




















