onlinentt.com – Rote Ndao | Semangat generasi muda untuk terus berkarya dan membawa perubahan mendapat perhatian Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH saat menghadiri Ibadah Talkshow Pemuda Klasis RBL di Jemaat Ebenhaezer Mundek, Jumat (21/08/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Lontar ke Masa Depan: Merdeka Berkarya, Pemuda Rote Ndao Agen Perubahan” tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus dorongan bagi kaum muda Rote Ndao untuk melihat potensi diri sebagai kekuatan penting dalam membangun daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Paulus Henuk mengajak pemuda tidak hanya menjadi penonton terhadap perkembangan zaman, tetapi berani mengambil peran melalui karya, kreativitas, dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, tema tentang lontar memiliki makna yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Rote Ndao. Pohon lontar selama ini dikenal sebagai “Pohon Kehidupan” (Tree of Life) karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan dan tidak ada yang terbuang sia-sia.
Filosofi tersebut, kata Paulus, dapat menjadi cermin bagi kehidupan pemuda.
“Jangan sia-siakan talenta, kesempatan, dan masa muda yang Tuhan berikan. Jadilah seperti pohon lontar: berakar kuat dalam Firman Tuhan, bertumbuh dalam karya, dan memberikan manfaat bagi sesama,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa masa muda merupakan fase penting untuk membangun karakter, mengembangkan kemampuan serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Karena itu, pemuda Rote Ndao diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, pendidikan, kreativitas dan berbagai peluang yang tersedia untuk menghasilkan karya yang membanggakan, baik bagi keluarga maupun daerah.
Bagi Paulus, pemuda yang memiliki dasar iman kuat, karakter baik dan semangat berkarya akan menjadi modal penting dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai yang terkandung dalam filosofi lontar. Pohon yang tumbuh kuat dari akar, kemudian memberikan manfaat melalui berbagai bagian yang dimilikinya, menjadi gambaran bahwa setiap anak muda memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan dibagikan bagi kepentingan bersama.
Ibadah dan talkshow Pemuda Klasis RBL di Jemaat Ebenhaezer Mundek pun tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan dan kepemudaan, tetapi menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam perjalanan pembangunan Rote Ndao.
Melalui semangat “Merdeka Berkarya”, pemuda diharapkan terus bergerak, berinovasi dan menghadirkan karya-karya positif.
Dengan demikian, generasi muda Rote Ndao tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga tampil sebagai agen perubahan yang mampu membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik.
Filosofi lontar akhirnya menjadi pesan sederhana namun kuat: berakar dalam iman, bertumbuh melalui proses, berkarya dengan talenta, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.*




















