onlinentt.com-Rote Ndao-Mendampingi Menteri Pekerjaan Umum beserta jajaran Direktorat Jenderal, (Dirjen), ke beberapa titik pembangunan infrastruktur, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menyodorkan sejumlah proposal usulan pembangunan dan mendapat respon positif.
Titik pembangunan yang menjadi perhatian dan peninjauan langsung Menteri PU, meliputi, lokasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Sumur Bor di kawasan persawahan Kapasiok, Kecamatan Lobalain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat serta membahas penguatan pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian di daerah.
Dengarkan Aspirasi Petani, Dorong Pertanian Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Menteri PU juga sempat berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui kebutuhan dan tantangan yang dihadapi di lapangan.
Para petani menyampaikan dua hal utama: kebutuhan penambahan titik sumur bor agar cakupan layanan irigasi semakin luas, serta keinginan mengubah sumber energi pengoperasian sumur bor dari bahan bakar minyak (BBM) menjadi energi terbarukan berupa panel surya.
Perubahan sistem energi ini dinilai sangat strategis karena dapat menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan air bagi kelompok tani.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan berupa bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), guna meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Menteri PU juga memberikan arahan agar sistem irigasi yang sudah ada terus dikembangkan, terutama melalui pembangunan dan penyempurnaan jaringan saluran tersier.
Hal ini bertujuan agar distribusi air dapat menjangkau seluruh lahan pertanian dengan debit yang merata hingga ke setiap petak sawah. Arahan ini menjadi semangat baru bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk menjadikan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat.
Sampaikan Usulan Strategis, Dapat Respons Positif
Bupati Rote Ndao memanfaatkan kunjungan kerja ini untuk menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Pemerintah Pusat, yang tertuang dalam proposal resmi. Usulan tersebut meliputi:
– Perubahan status sejumlah ruas jalan provinsi menjadi jalan nasional;
– Perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara D.C. Saudale;
– Pembangunan jalan menuju Titik Nol Pulau Rote;
– Penanganan serius ruas Jalan Letelangga;
– Pembangunan jembatan di Saendale, Kecamatan Rote Tengah;
– Serta pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan sistem sanitary landfill untuk pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan.
Puji syukur, seluruh usulan tersebut mendapat tanggapan yang sangat positif dari Menteri PU. Beliau bahkan secara langsung memerintahkan para Direktur Jenderal terkait untuk segera menindaklanjuti setiap usulan pembangunan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Tinjau Jalan Letelangga, Tekankan Penanganan Penyebab Kerusakan
Setelah meninjau kawasan pertanian di Kapasiok, rombongan melanjutkan kunjungan ke ruas Jalan Letelangga yang mengalami kerusakan parah dan sudah mengganggu keamanan serta kenyamanan warga sekitar. Di lokasi ini, Bupati menekankan pentingnya kajian teknis mendalam bersama Pemerintah Provinsi, mengingat diduga kuat adanya aliran sungai atau mata air bawah tanah yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan.
“Persoalan sumber air ini harus ditangani terlebih dahulu sebelum perbaikan jalan dilakukan secara permanen, agar hasil pembangunan nanti dapat bertahan lama dan tidak rusak kembali,” ujar Bupati.
Komitmen Sinergi demi Kemajuan Rote Ndao
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan akan terus membangun komunikasi, kolaborasi, dan sinergi yang erat dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, peningkatan konektivitas wilayah, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dapat segera terwujud demi kesejahteraan dan kemajuan seluruh masyarakat Rote Ndao. *




















