Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanaman anakan pohon mangrove oleh Gubernur NTT dikawasan lahan tambak.
Sementara itu, Pembina Nusa Tenggara Vokasi (NTV) mengungkapkan pengolahan yang dilaksanakan memiliki pasar ekspor ke mancanegara. “Ikan kerapu yang diolah disini berasal dari budidaya kerapu yang diambil dari Semau. Produk ikan kerapu, kepiting, kerang, lobster dan teripang diolah untuk dijual secara ekspor maupun pasar lokal,” ungkapnya.
“Jadi kita manfaatkan lahan ini juga untuk budidaya kerang dan kepiting dan kita mau tetap berkelanjutan dan menjaga kualitas ekspor. Yang kita lakukan disini dengan teknik budidaya polikultur juga. Lahan ini bisa dimanfaatkan untuk konservasi juga,” ungkap Yuli.
Ia menambahkan, terdapat beberapa Kabupaten untuk pengembangan kepiting diantaranya Kabupaten Kupang, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Nagekeo dan Rote Ndao.
“Kita disini juga berperan menyediakan pelatihan melalui Program Pelatihan Vokasi Perikanan Terintegrasi Dalam Satu Kawasan. Kita siap dampingi siapa saja yang mau datang belajar disini dan kami latih disini cara budidaya hingga pengolahan hasil dan juga kami membantu siapkan untuk pemasarannya,” jelas Yuli.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































