“Para siswa/i jangan hanya bercita-cita jadi PNS lagi di lingkungan pemerintah daerah. Masih banyak peluang terbuka lebar untuk kemajuan daerah kita. Mau itu sektor pertanian, peternakan, perikanan, atau yang lainnya. Jadi untuk SMA Efata Soe, saya minta tahun depan sudah bisa tanam dan panen 300 ha jagung. Kami akan siapkan mulai dari benihnya, olah lahannya, pupuknya, kami juga siapkan _offtaker_ yang akan beli hasilnya. Saya minta kerja sama juga dengan Gereja-gereja,” kata Gubernur VBL.
“Hasil yang akan kita dapat dari 300 ha Jagung yang nantinya kita panen kurang lebih 6 miliar sesuai hitungan saya. Ini tidak susah, karena hanya butuh waktu 100 hari saja. Kita akan dorong ini semua.” Tambahnya.
Ia pun menambahkan bahwa dengan strategi kolaboratif antara Pemerintah bersama dunia pendidikan dan pihak swasta serta Gereja, akan menjadi satu kesatuan gerakan untuk mencapai hasil yang optimal di dalam mengelola potensi pertanian yang ada di Kabupaten TTS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya ingin ajak kita semua untuk berhenti buat sesuatu yang tidak fundamental. Contohnya kita punya banyak lahan-lahan, namun tidak digarap, tidak difungsikan, itu sama saja kita lepas potensi yang kita miliki. Mulai sekarang _mindset_ kita harus berubah. Para siswa siswi jangan hanya monoton di dalam kelas saja, tapi harus terjun belajar di lapangan, mengerti dalam mengelola lahan pertanian. NTT kaya akan potensi yang hebat, lautnya, lahannya, ternaknya. Namun untuk disini saya ingin kita mulai dari jagung lebih dahulu. Terlebih karena limbah jagungpun dapat kita olah jadi pakan ternak, yang dapat kita jual dan tentu akan tingkatkan perekonomian kita sendiri,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe


















